spot_img
Tuesday, October 4, 2022
More
    HomeBitcoinCryptocurrency Merupakan Jenis Investasi Yang Baik?

    Cryptocurrency Merupakan Jenis Investasi Yang Baik?

    -

    Cryptocurrency mungkin mengalami kenaikkan nilai, namun banyak investor yang melihatnya sebagai spekulasi belaka, bukan investasi nyata. Alasannya? Sama seperti mata uang nyata, Cryptocurrency tidak menghasilkan arus kas (cash flow), jadi agar kamu mendapat untung, seseorang harus membayar lebih untuk mata uang itu daripada yang kamu bayarkan.

    Hal itulah yang disebut dengan teori investasi “orang polos yang membayar lebih besar”. Bandingkan dengan bisnis yang dikelola dengan baik, yang menaikkan nilainya dari waktu ke waktu dengan meningkatkan profitabilitas dan arus kas operasi.

    Banyak investor Cryptocurrency melihat Crypto sebagai investasi jangka panjang. Beberapa investor mengklaim bahwa mereka tidak akan pernah menjual Cryptocurrency mereka, karena mereka percaya bahwa Crypto akan menggantikan emas dan mata uang fiat. Namun, Cryptocurrency telah mengalami kesulitan melalui pasar beruang multi-tahun, menyebabkan ribuan investor kehilangan 50% aset atau lebih dari portofolio mereka. Terlepas dari itu, Bitcoin telah menembus harga tinggi sepanjang masa berkali-kali.

    Beberapa suara terkemuka di komunitas investasi telah menyarankan calon investor untuk menghindari hal tersebut. Sebagai catatan khusus, investor legendaris, Warren Buffett membandingkan Bitcoin dengan cek kertas:

    “Ini adalah cara yang sangat efektif untuk mengirimkan uang dan anda dapat melakukannya secara anonim dan sebagainya. Cek juga merupakan cara mengirimkan uang. Apakah cek bernilai banyak uang? Hanya karena mereka dapat mengirimkan uang?”

    Bagi mereka yang melihat Cryptocurrency seperti melihat Bitcoin sebagai mata uang di masa depan, perlu dicatat bahwa mata uang membutuhkan stabilitas sehingga pedagang dan konsumen dapat menentukan berapa harga yang wajar untuk barang.

    Dengan standar historis, Cryptocurrency telah menjadi investasi yang hebat. Namun, berinvestasi dalam Cryptocurrency secara inheren lebih berisiko daripada kelas aset lainnya seperti saham, komoditas tradisional, dan real estat. Bitcoin bertujuan untuk menggantikan emas sebagai penyimpan nilai, dan Ethereum berpotensi mengganggu seluruh industri jasa keuangan. Meskipun ambisius, potensi pertumbuhan Cryptocurrency tidak seperti investasi lainnya.

     

    By, Astaga Admin

    Related articles

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    spot_img

    Latest posts