spot_img
Thursday, December 1, 2022
More
    HomeMarketCryptocurrency Manakah Yang Paling banyak Diperdagangkan?

    Cryptocurrency Manakah Yang Paling banyak Diperdagangkan?

    -

    Bitcoin dan berbagai mata uang digital lainnya telah mendorong minat penelitian para ahli sejak akhir 2016, dikarenakan daya tariknya yang meningkat sebagai alat investasi. Cryptocurrency adalah sarana transaksi yang sangat inovatif yang semakin populer di kalangan investor dan terutama mereka yang mencari keuntungan tinggi. Namun demikian, fungsi mata uang digital ini sebagai alat penyimpan nilai masih jauh dari pemahaman para penggunanya. Maka dari itu, telah berkembangnya berbagai penerbitan Cryptocurrency baru.

    Cryptocurrency dalam transaksinya menggunakan sistem terdesentralisasi dengan teknologi Blockchain yang telah terbukti sangat menjanjikan untuk unit ekonomi dari berbagai risiko. Investasi dalam mata uang digital dianggap sangat fluktuatif (naik turun), meskipun ia juga bisa sangat menguntungkan dalam periode tertentu. Peluang investasi dan menghasilkan keuntungan juga dapat terlihat dikarenakan volatilitas mata uang digital yang tinggi.

    Studi ini didasarkan dari pendapat Wei, yakni merupakan makalah akademis pertama yang menyelidiki tingkat likuiditas berbagai mata uang digital dengan sangat luas. Ada dua hipotesis penelitian utama yang diuji dalam makalah ini. Pertama, diperiksa apakah Cryptocurrency populer seperti Bitcoin, Ethereum, Monero, Dash, Cardano dan Steem lebih disukai oleh investor dalam kondisi saat sedang bearish (minat menjual yang lebih tinggi ketimbang membeli) di pasar Cryptocurrency. Dengan demikian, diselidiki bagaimana popularitas dan karakter koin tertentu yang ada di pasar mata uang virtual ini memengaruhi pengambilan keputusan tentang perdagangan aktif.

    Ada sejumlah besar studi akademis berkualitas tinggi yang menyelidiki faktor-faktor yang menentukan kinerja mata uang digital. Ammous, mengungkapkan bahwa ia melihat apakah Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple atau Steem dapat memenuhi fungsi uang asli. Dia berpendapat bahwa hanya Bitcoin yang dapat digunakan sebagai penyimpan nilai karena komitmennya untuk meningkatkan pasokannya hanya dengan jumlah yang telah ditentukan.

    Semua Cryptocurrency ditemukan tidak sesuai sebagai unit karena fluktuasinya yang besar. Selain itu, secara teoritis, mereka memang dapat berfungsi sebagai alat tukar, tetapi kecil kemungkinannya bahwa mereka akan banyak dipakai untuk fungsi ini. Bitcoin ditemukan sebagai mata uang digital yang paling menjanjikan untuk berfungsi sebagai uang dan alat pertukaran.

     

    By, Annisa Lesmana

     

    Related articles

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    spot_img

    Latest posts