spot_img
Monday, December 5, 2022
More
    HomeMarketApa itu ETF Cryptocurrency Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Apa itu ETF Cryptocurrency Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    -

    Cryptocurrency Exchange Traded Fund (ETF) adalah dana yang terdiri dari Cryptocurrency itu sendiri. Sementara sebagian besar ETF melacak indeks ataupun sebuah aset, ETF Cryptocurrency juga melacak harga pada satu atau lebih token digital. Berdasarkan penjualan atau pembelian investor, harga saham ETF Cryptocurrency berfluktuasi setiap hari. Sama seperti saham biasa, mereka juga diperdagangkan setiap hari.

    Nah, Bagaimana Cara Kerja ETF Cryptocurrency?

    ETF Cryptocurrency memberikan beberapa manfaat bagi investor, seperti biaya kepemilikan Cryptocurrency yang jauh lebih rendah dan outsourcing kurva pembelajaran curam yang diperlukan untuk memperdagangkan Cryptocurrency.

    Terdapat dua jenis ETF Cryptocurrency yakni:

    1. Jenis pertama didukung oleh Cryptocurrency secara fisik. Perusahaan investasi yang mengelola dana melakukan pembelian Cryptocurrency, dan kepemilikan koin tersebut akan direpresentasikan sebagai saham. Saat membeli saham di ETF, investor secara tidak langsung akan memiliki Cryptocurrency. Dengan demikian, pemiliknya dapat memperoleh eksposur ke Cryptocurrency tanpa biaya dan risiko yang menyertainya untuk memilikinya secara langsung.
    2. Tipe kedua adalah varian sintetis yang melacak turunan Cryptocurrency seperti kontrak berjangka dan produk yang diperdagangkan di bursa Cryptocurrency (ETP). Misalnya, banyak ETF yang diusulkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) melacak harga kontrak berjangka Bitcoin yang diperdagangkan di Chicago Mercantile Exchange (CME).

    ETF Cryptocurrency pertama, ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO), mulai diperdagangkan pada Oktober 2021. Ini adalah ETF yang melacak harga berjangka Bitcoin.

    Harga saham ETF meniru pergerakan harga derivatif, bukan harga Cryptocurrency yang sebenarnya. Oleh karena itu, harga saham dalam ETF Cryptocurrency tertentu naik dengan kenaikan harga kontrak berjangka. Ini menurun dengan penurunan yang sesuai. Sama seperti derivatif lainnya, ETF Cryptocurrency sintetis membawa risiko tambahan karena operasinya mungkin tidak selalu transparan.

     

    By, Annisa Lesmana

    Related articles

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    spot_img

    Latest posts