Eko Indra Wahyudi: Gagasan ‘Malang Jejeg’ di Pilkada 2020 Kabupaten Malang

Analisis dari Eko Indra Wahyudi, seorang praktisi pengembangan inovasi, produser inovator Indonesia dan konsultan media komunikasi visual.

MALANG merupakan sentra dari berbagai pabrik dan industri kelas ekspor, selain itu juga terkenal sebagai Kota Pendidikan, yang mana tingkat SDM di Malang terkenal bagus di level nasional, sehingga seharusnya  Malang tingkat perekonomian nya tinggi, dan pembangunan maju pesat

Tapi ternyata dekade yang lalu terjadi Korupsi massal di tingkat pimpinan, mulai dari Bupati sampai Dewan, ini ‘kan sangat miris sekali.

Dampaknya pembangunan melambat bahkan stagnan, karena penerusnya sepertinya tidak berani mengambil keputusan dan membuat kebijakan dari pendahulunya. Apalagi membuat kebijakan baru, hal ini menyebabkan pemerintahan tidak innovative dan legitimasi di mata masyarakat melemah.

Ditambah lagi dengan rutinitas pelayanan publik beserta permasalahannya, akhirnya pejabat penerus menjadi sibuk, akibatnya memanage pemerintahan daerah dengan cara berjalan seperti apa adanya saja, hal ini memungkinkan terjadi.

Saya prihatin dengan kondisi seperti ini, Malang ini tempat leluhur saya, saya sering pulang ke Malang, walau saya dibesarkan di Bali dan perusahaan saya ada di Jakarta.

Beberapa temen pernah bilang ke saya,  sam.. Malang ini harus nya mbois lagi seperti dulu, saya tersentak arek-arek ngomong begitu ke saya, wah berarti disini ada yang salah, something wrong.

“Saya melihat kepercayaan arek-arek Malang pada pemimpin daerahnya sudah pada level kronis, ini memprihatinkan, masyarakat sudah apatis dengan siapapun yang memimpin Malang.”

Ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama, musti ada perombakan, musti ada terobosan baru, karena kalau tidak akan merusak tatanan pemerintahan dan demokrasi di Malang ini.

Maka di perlukan figur baru yang bisa mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat kepada pemimpin nya, figur yang sudah terbukti berhasil dalam memimpin dan mengembangkan sesuatu, entah itu seorang pimpinan akademisi, atau pemimpin perusahaan, yang sudah terbukti dan teruji di level nasional tentunya.

Dan saya rasa figur yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Malang adalah calon Bupati Heri Cahyono atau dikenal dengan “sam HC”.

Dia maju sebagai calon bupati dari jalur independen, saya yakin, sam HC ini bisa menjadi inspirasi untuk membangkitkan lagi kepercayaan masyarakat, di saat sudah hilang kepercayaannya kepada calon pemimpin dari partai politik.

Harapannya degradasi kepercayaan publik ini bisa pulih dengan hadirnya HC, ini yang paling dasar. Dan sepertinya Sam HC mendapat response dari alam, yaitu meluncurkan gagasan pada waktu yang tepat, ini sangat bagus, yaitu membangun sumber daya masyarakat dengan gagasan Malang Jejeg.

Program ini yang disentuh manusianya dulu, moralnya dulu, pendidikannya dulu, cara berpikir masyarakatnya atau mindsetnya dulu, dengan mengusung tagline atau jargon “Jejeg” yang berarti Kuat dan tegak lurus.

Yaitu Jejeg Moralnya, Jejeg Pemerintahan nya, dan Jejeg Ekonominya, ini sangat mendasar sekali, ini adalah backbone kehidupan bermasyarakat. Untuk saat ini tidak ada gagasan yang paling pas untuk Malang kecuali gagasan yang mbois ini.

Gagasan ini bahkan juga mengarah ke kemampuan skill masyarakatnya, dengan background pengusaha sukses, tidak sulit bagi Sam HC untuk membentuk dan mengarahkan industri perdagangan sekelas UKM agar lebih berkembang.

Ini seperti membangun karakter dasar manusia melalui pola pikir positif masyarakatnya. Lalu secara terbuka di ajak maju, di ajak ber inovasi, diajak ber konsep, barulah diajak membangun Malang secara bersama sama melibatkan seluruh masyarakat.

Baik itu membangun infrastruktur atupun iklim investasi, sehingga perekonomian Malang pun dipastikan akan melesat naik.

“Saya sudah lama pantau ketika dia mulai menggagas Malang jejeg, gagasan ini termasuk inovative dikala masyarakat Malang mengalami kemrosotan kepercayaan terhadap para pemimpinnya, lalu muncullah Malang Jejeg. Malang Jejeg adalah pemikiran yang sangat keren, brilian dan inovatif, mindset sam HC ini luar biasa, saya kagum dengan sosoknya, walaupun saya tidak kenal HC.”

Di tingkat nasional saya intens mengamati berbagai karya-karya inovasi, tidak hanya inovasi teknologi, sebuah “gagasan” pun kalau itu bermanfaat dan berguna bagi masyarakat baik itu bermanfaat jangka pendek maupun jangka panjang, ya itu merupakan inovasi.

Kan saya penggagas sekaligus produser program Inovator Indonesia, jadi saya ya harus mendukung berbagai karya dan gagasan inovative.

--------------------------------------------
Pendapat dan analisis oleh :
Eko Indra Wahyudi
Praktisi pengembangan inovasi, Produser Inovator Indonesia &Konsultan Media Komunikasi Visual.

Eko Indra Wahyudi