Tetap Menyusui Walau Bekerja? Ini Dia 10 Tipsnya Moms!

Sudah bukan hal asing lagi jika momies jaman 'now' tetap bekerja meski menyusui bayinya. Walau bukan hal mudah, tapi selalu ada cara agar si baby tetap mendapatkan nutrisi dari ASI.

Meski terkadang wanita bekerja tergoda untuk menggantikan ASI dengan susu formula kemasan, tapi kini kesadaran mami-mami muda untuk terus memberi ASI eksklusif semakin tinggi. Karena tak ada yang bisa menggantikan nutrisi alami yang terkandung dalam ASI.

Lalu bagaimana caranya agar bisa menyeimbangkan keduanya, antara bekerja dan menyusui? Berikut adalah 10 tipsnya:

1. Rencanakan jadwal rutin

Jadwal yang teratur akan membuat Anda fokus dan membantu Anda menyelesaikan banyak hal secara tepat waktu. Tuliskan semua hal yang biasanya harus Anda kerjakan atau selesaikan setiap harinya, kemudian teliti baik-baik. Mungkin Anda bisa mengaturnya sedemikian rupa agar bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk menyusui bayi Anda. Setiap jam kantor berakhir, usahakan untuk langsung pulang ya moms, agar sesegera mungkin berjumpa dan menyusui si kecil secara langsung.

2. Konsultasikan dengan atasan

Konsultasikan kondisi Anda dengan atasan. Tidak ada salahnya Anda bicarakan dengan atasan Anda mengenai situasi Anda untuk meminta sedikit kelongggaran waktu. Ingat, menyusui adalah hak semua wanita yang memiliki bayi. Atasan yang bijak, akan memahami kondisi ini.

3. Bicara dengan ibu menyusui lainnya

Cobalah bicara dengan ibu menyusui lainnya yang juga bekerja, mungkin ada saran atau tips yang bisa Anda terapkan dalam situasi Anda. Anda juga akan merasa lebih baik jika Anda tahu bahwa banyak wanita di luar sana yang mengalami situasi yang sama dengan Anda.

4. Bekerjasama dengan pasangan

Mintalah pasangan Anda untuk membantu menangani beberapa pekerjaan rumah tangga dan jika memungkinkan, mintalah ia untuk ikut menangani pekerjaan-pekerjaan rutin yang menyangkut si kecil, seperti mencuci dan mensterilkan botol susu. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam memberi ASI. Dan tentunya Anda akan merasa lebih nyaman karena didukung suami.

5. Pelajari teknik memerah ASI

Mempelajari cara memerah ASI akan sangat penting bagi wanita bekerja yang menyusui. Anda juga bisa menggunakan pompa ASI yang banyak tersedia di pasaran.
Pilihlah pompa ASI yang terbaik dan nyaman bagi Anda, walaupun mungkin harganya sedikit lebih mahal.

6. Simpan di freezer

Sebelum berangkat kerja, pompa dan simpan persediaan ASI di freezer. Sehingga Anda akan merasa lebih tenang dan percaya diri saat pergi bekerja. ASI yang didinginkan masih memiliki lebih banyak antibodi dan gizi daripada susu formula.

ASI juga aman disimpan pada suhu kamar (antara 19 dan 26 derajat Celcius) selama enam sampai delapan jam. Jika situasi mengharuskan Anda untuk memompa ASI di kantor dan memberikannya segera untuk bayi Anda di rumah, Anda bisa mengirim botol susu yang disimpan dalam kotak pendingin kecil ke rumah dengan bantuan kurir online.

7. Kenakan pakaian yang mudah untuk dibuka

Kenakan pakaian yang mudah untuk dibuka atau dilepas karena Anda akan sibuk membuka-tutup baju beberapa kali sehari. Hindari kain yang mudah menunjukkan noda seperti sutra. Atasan gelap atau bermotif adalah ide yang baik karena dapat menyamarkan noda, seandainya air susu Anda tumpah.

Untuk memudahkan memompa, kenakan bra menyusui. Simpan pakaian ganti seperti bra, atasan, dan bantalan payudara cadangan di kantor untuk persediaan di saat gawat darurat, seperti ASI bocor.

8. Siapkan di malam sebelumnya

Persiapkan dan kemas semua perlengkapan memompa ASI yang Anda butuhkan di malam sebelumnya: alat pompa bersih, kotak pendingin untuk menyimpan stok ASI perah, sikat untuk mencuci botol dan pompa, botol susu bersih, bra menyusui cadangan, tisu basah dan kering, dan suplemen menyusui (opsional).

Jangan lupa juga untuk menyiapkan tas bayi terpisah untuk perlengkapan bayi Anda jika Anda membawanya ke kantor, ke tempat penitipan anak, atau untuk bawaan pengasuhnya. Siap sedia stok ASI perah di kulkas untuk bayi di rumah.

9. Bekerja dari rumah jika memungkinkan

Bicarakan dengan atasan Anda dan cermati, mungkin ada beberapa pekerjaan yang bisa Anda selesaikan di rumah. Mungkin Anda bisa bekerja setengah hari di kantor, sisanya di rumah. Berkat perkembangan teknologi, hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan di jaman modern ini.

10. Mengkonsumsi suplemen yang dibutuhkan

Ketika Anda menyusui, tubuh Anda membutuhkan banyak nutrisi penting untuk bayi Anda. Jika Anda menyusui sambil bekerja, maka Anda akan lebih banyak membutuhkan nutrisi dan gizi.

Mengkonsumsi suplemen multivitamin adalah cara yang baik untuk menjaga diri Anda tetap fit dan sehat sekaligus juga membantu Anda mengerjakan tanggung jawab pekerjaan sekaligus memberi ASI.

So moms, meski sibuk berkarir bukan alasan untuk tidak memberi ASI pada si kecil ya? Percayalah moms, minuman terbaik bagi buah hati hanyalah ASI, sehingga si kecil dapat berkembang lebih baik dengan daya tahan tubuh maksimal. Selain itu pemberian ASI dapat memperat kedekatan Anda dan si kecil. [Tri]

astaga wanita wanita karir varia tips ibu menyususi ASI ibu