Mengelola Emosi Negatif Menjadi Positif

Anda sering marah, sedih atau kecewa? Hati-hati penelitian dari University of Michigan menyebutkan bahwa emosi negatif bisa mempengaruhi kesehatan tubuh.

Anda sering marah, sedih atau kecewa? Hati-hati penelitian dari University of Michigan menyebutkan bahwa emosi negatif bisa mempengaruhi kesehatan tubuh. Bahkan  kesedihan, kemarahan, kekecewaan dan ketakutan dapat mengganggu respon jangka pendek terhadap tindakan yang kita lakukan.

Emosi negatif bisa mempengaruhi respon otak dengan cara yang negatif pula. Ketika tubuh terinfeksi virus, tubuh jadi rentan pada penyakit. Itulah mengapa seringkali kita jadi mudah sakit saat kita sedang sedih, marah, atau stres.

Mulai sekarang coba kelola emosi negatif anda menjadi positif. Memang, mengelola emosi adalah salah satu topik psikologi yang cukup rumit. Perlu dipelajari secara mendalam, dan prakteknya akan lebih menantang dari sekedar teori.

Namun selalu saja ada jalan untuk mengatasi apapun masalah anda.

Cobalah beberapa tips untuk mengontrol emosi negatif anda:

# Lawan emosi negatif dengan pikiran logis

Pemicu emosi biasanya berasal dari pikiran, baik itu pikiran negatif yang muncul dari intepretasi input-input atau stimulasi dari lingkungan eksternal maupun pola-pola pemikiran internal yang tidak disadari. Coba menerima kenyataan atas kekecewaan yang anda alami. Kemudian jadikan kekecewaan itu semangat untuk menjadi lebih baik.

# Ucapkan kata-kata positif

Riset terbaru menggunakan scanner MRI di otak menunjukkan bahwa penampakkan kata-kata negatif seperti kata ‘tidak’ misalnya, membuat diri memproduksi hormon neurotransmitters yang bisa memicu stres, mengacaukan beragam fungsi komunikasi, bahkan bisa merusak akal sehat.

Pemikiran yang menggunakan kalimat-kalimat negatif biasanya membawa kekhawatiran atau penyesalan. Dan jika berlama-lama dipikirkan akan semakin membesar dan membelit diri dengan emosi yang negatif. Maka rubahlah kalimat negatif dengan kalimat positif. Misalnya, 'saya bisa' , 'saya mampu', saya akan sukses'. Kalimat-kalimat positif ini akan mensugesti diri anda sendiri dalam mengatasi berbagai masalah.

# Tidak perlu dilawan

Acceptance Commitment Therapy (ACT) dikembangkan oleh Steven C. Hayes dengan filosofi bahwa pikiran dan perasaan tidak perlu dilawan atau ditindaklanjuti dengan segera, tapi cukup diamati dan diterima. Emosi negatif adalah sesuatu yang wajar untuk didapati dan senormal emosi yang positif.

# Dongkrak kebahagian

Bahagia itu sederhana. Dengan mempertahankan emosi kita pada taraf positif, tentu akan mennghidari kita dari amarah. Kita bisa melakukan hal yang sederhana seperti tersenyum atau berolahraga. Senyum dan berolahraga akan menghasilkan hormon serotonin dan endorfin yang membuat kita rileks dan merasa senang.

Mencoba lebih peduli pada orang lain juga akan memberi dampak positif dalam kehidupan anda. Jangan lupakan juga sentuhan dan pelukan keluarga. Pelukan dari orang tercinta  akan mengaktifkan produksi hormon dophamine, yang membuat hati tenang dan gembira.

Ingat ya, hanya anda yang bisa mengendalikan emosi anda. Semua pilihan ada di tangan anda. Apakah anda ingin terus dikuasai emosi negatif  atau anda ingin bahagia? [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita emosi varia citra wanita