Mengapa Usai Bertengkar Justru Makin Hot Bercinta?

Pertengkaran yang terjadi dalam hubungan pernikahan adalah hal yang wajar. Meski bukan hal yang positif, namun ternyata ada sensasi dahsyat yang bisa ditimbulkan dari pertengkaran itu sendiri, khususnya terhadap gairah seksual.

Diane Andoscia Urso, seorang therapist pernikahan asal New York mengatakan bahwa tak selamanya pertengkaran berdampak negatif bagi sebuah hubungan. Pertengkaran ternyata dapat membawa hubungan ke arah yang lebih baik. Bahkan kedua pasangan dapat menikmati orgasme yang memuaskan jika mereka langsung bercinta usai pertengkaran terjadi.

“Segala hal yang menyebabkan pertengkaran biasanya tidak dapat diselesaikan dengan memuaskan. tapi dengan seks yang hebat, semua bisa terselesaikan,” tutur Diane.

Menurut Diane serta beberapa pakar seks lainnya, menganggap bahwa hubungan seks yang dilakukan setelah pertengkaran dapat memberikan kepuasan seks yang luar biasa.

Berikut alasan mengapa seks menjadi super dahsyat ketika usai bertengkar.

Memacu adrenalin

Saat bertengkar tubuh manusia akan memproduksi adrenalin, begitu pula saat berhubungan seks. Joshue Estrin, seorang psikoterapis menyatakan, “Pertengkaran dapat melepaskan senyawa di otak yang menyebabkan seseorang merasa ‘high’. Bercinta pun menghasilkan senyawa yang sama, sehingga bila kedua kondisi ini disatukan dalam hubungan seks, bisa menghasilkan orgasme yang sangat dahsyat.”

Orgasme yang memuaskan

Dr. Diana Kirschner, seks terapis dan psikolog di 90 Days Boot Camp menyebutkan, “Bercinta setelah bertengkar membuat seseorang menjadi rapuh dan terbuka. Kondisi psikis yang demikian dapat memberikan hubungan seks yang menyenangkan dan memberikan orgasme yang memuaskan.”

Seperti jatuh cinta lagi

Bercinta setelah pertengkaran dapat memberikan sensasi seks yang luar biasa. Saat pertengkaran terjadi, masing-masing pasangan akan merasa berjauhan sebagai dampak dari pembelaan diri masing-masing. Nah, saat kondisi mulai mereda dan kedua pasangan berhubungan seks, maka mereka akan merasa jatuh cinta lagi, dan merasakan gairah yang sangat hebat seperti baru pertama kali bercinta.

Lebih agresif

Setiap pasangan pada umumnya akan mengalami titik jenuh dalam berhubungan seks, sehingga dapat menurunkan agresifitas dan gairah seksual. Seks setelah bertengkar bisa menjadi jalan untuk kembali menunjukkan agresifitas. “Ini kesempatan yang baik untuk menjadi orang lain yang sebenarnya bukan anda di kehidupan seks pada umumnya,” ujar Logan Levkoff, seksolog asal New York.

Termotivasi memberi servis terbaik

Pertengkaran itu ibarat perlombaan. masing-masing akan berusaha mempertahankan argumennya. Ada sedikit kompetisi dalam sebuah pertengkaran. Jika kompetisi tersebut disatukan dalam bentuk hubungan fisik (seks), maka gairah masing-masing pasangan akan mencapai puncaknya. Dan mereka akan berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk ‘melayani’ pasangannya.

Melupakan amarah

Sebuah studi yang dilakukan American Psychological Association menyebutkan bahwa wanita cenderung memendam amarah lebih lama ketimbang pria. Namun dengan bercinta, semua amarah tersebut bisa hilang dalam sekejap.

Nah sekarang ga heran lagi kan, kenapa anda dan pasangan justru makin hot bercinta usai bertengkar? Tapi bukan berarti harus sering bertengkar ya untuk mendapat gairah bercinta. Jaga kemesraan dengan saling menghargai dan tetap komunikasi. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir varia intim