Mencuri Hati Anak Tiri

Jodoh memang di tangan Tuhan. Kita tak pernah tahu sebelumnya, siapa pasangan hidup kita. Termasuk jika anda harus menikah dengan pria duda yang telah memiliki anak

Tentu ini bukanlah hal mudah. Karena anda harus pintar mengambil hati anak tiri. Butuh kesabaran ekstra dan trik untuk merebut hati anak tiri anda.

Bagaimana caranya? Mungkin tips di bawah ini bisa membantu:

1. Kenali apa minat anak tiri Anda

Membangun rumah tangga yang harmonis harus melibatkan seluruh isi rumah agar saling cocok satu sama lain. Anda harus berusaha mencocokkan diri dengan anak dari pasangan anda dari pernikahan sebelumnya. Anda harus sadari bahwa anda adalah sosok yang baru dalam kehidupannya. Jangan menyerah, jika anak tiri tidak bersahabat. Anda harus memulai pendekatan dengan mencari tau apa hobi dan minat anak sehingga anda bisa menunjukkan keseriusan dalam membangun relasi dengannya.

2. Peduli dengan kehidupan sekolahnya

Hal ini terdengar sangat sederhana, namun sangat krusial dalam menjalin relasi dengan anak tiri. Sebagai sosok ibu pengganti, anda harus peduli dengan apa yang dialami oleh anak setelah sepanjang hari beraktivitas. Bantu anak mengerjakan peer dan tugas-tugas sekolah. Bentuk kepedulian sederhana semacam ini, cukup ampuh untuk mengambil hati anak tiri anda.

3. Buat anak merasa nyaman dengan kehadiran Anda

Sulitnya di posisi sebagai anak tiri adalah ia harus menyesuaikan kehidupan baru dengan kedua orang tua yang bisa saja sudah memiliki pasangan lain masing-masing. Dan mereka seringkali harus berpindah-pindah rumah antara ayah dan Ibunya sehingga hal ini turut mempengaruhi perilaku mereka. Disinilah sosok anda sebagai orang tua tiri. Anda harus meyakinkan si anak agar merasa nyaman ketika pulang ke rumah. Misalnya saja, anda selalu memasak makanan kesukaan anak ketika ia berada di rumah. Hal ini akan mendekatkan hubungan anda dan anak tiri.

4. Menyadari peran sebagai orang tua tiri

Jika anda sudah jatuh cinta dan sayang pada  anak tiri, terkadang akan muncul rasa iri jika anak harus pulang ke rumah ibu kandung mereka. Disinilah anda harus bersikap sportif dan menyadari bahwa peran orang tua utama tetap dipegang oleh orang tua biologis. Anda tidak boleh mengekang kebebasan anak untuk bertemu dengan orang tua biologis mereka. Hal ini mungkin sedikit berbeda jika ibu kandungnya meninggal dunia. Anda bisa total menggantikan peran ibu kandungnya.

5. Lakukan aktivitas bersama

Saat anak libur, ajaklah dia untuk melakukan aktivitas bersama, seperti memasak, berkebun, membereskan rumah atau berbelanja ke pasar. Jika anak tiri anda perempuan, ajak dia melakukan perawatan di salon bersama. Hal ini akan memperkuat jalinan emosi antara anda dan anak tiri. Dia akan merasa dicintai dan dia pun lambat laun akan jatuh cinta pada anda.

Bagaimana jika anda akhirnya hamil dan memiliki anak kandung?  Tak perlu bingung. Sejak anda mengandung, ajak anak tiri untuk ikut peduli. Katakan bahwa dia akan segera punya adik bayi yang lucu. Ambil tangannya untuk menyentuh perut buncit anda. Lakukan dialog-dialog kecil antara anda, anak tiri dan bayi dalam kandungan. Sehingga dia akan merasa dilibatkan dan siap menjadi kakak terbaik bagi anak kandung anda.

Selanjutnya anda tentu sudah tahu dan bisa melakukan improvisasi agar hubungan anda dan anak tiri semakin harmonis. Dampak lebih jauhnya, anda akan semakin disayang suami karena berhasil menjadi ibu yang baik bagi anaknya. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir varia intim buah hati anak tiri