Kenapa Masih Melajang di Usia Matang Ladies? Ini 10 Alasannya!

Pepatah lama mengatakan 'Kalau jodoh tak akan kemana', 'Jodoh di tangan Tuhan'. Memang benar, namun pada kenyataannya, tidak semua beruntung bisa menikah di usia yang diharapkan.

Meski sudah diusahakan, menjalin hubungan, menunggu dan mencari jodoh idaman, impian naik pelaminan belum jua terwujud. Adakah sesuatu yang salah?

Memang tidak ada yang tahu siapa dan kapan jodoh kita akan datang. Tapi ada baiknya kita memikirkan penyebabnya. Bukan untuk menyesali, tapi paling tidak, bisa menjadi bahan perenungan dan memperbaikinya.

Berikut 10 alasan yang berhasil dirangkum Astagawanita, kenapa jodoh itu tak kunjung tiba:

1. Harapan yang tinggi

Beberapa wanita memimpikan pria yang sempurna. Wajah rupawan, mapan, cerdas, tanggung jawab dan baik hati. Padahal di kehidupan nyata, tak mudah menemukan sosok sempurna itu. Pria sempurna menjemput gadis sederhana ke pelaminan bak cerita di negeri dongeng.

So ladies, berpikirlah lebih realistis. 
Fokuskan perhatian pada diri  sendiri. Bagaimana penampilan kita? Apa yang bisa kita tawarkan pada calon pasangan kita? Perbaikilah diri sendiri dan kembangkan keterampilan dalam diri.

2. Tidak bisa melupakan mantan kekasih

Istilah kekiniannya gagal move on! Sebagian wanita memang sulit melupakan sang mantan, usai kandasnya hubungan asmara. Sehingga meski mencoba menjalin hubungan baru, tak ada satupun pria yang cocok. Padahal sesungguhnya bukan karena tak ada pria yang cocok, melainkan karena hati belum bisa melupakan mantan kekasih yang mungkin saja sudah menikahi wanita lain.

Maka, jangan biarkan diri terpuruk ladies! Bukalah hati dan lihatlah teman dekat Anda dari sisi positif. Ingat ya ladies, tak ada satupun manusia yang sama persis satu sama lain. Lupakan mantan dan sambut pria idaman baru!

3. Mencintai pria yang sudah memiliki pasangan

Sebagian wanita terperangkap pada hubungan yang 'salah'. Mencintai pria beristri dan berharap bisa menikah dengannya, sama artinya melukai hati sesama wanita. Meski hati berkata cinta, percayalah sesungguhnya itu hanya emosi. Sensasi berhubungan dengan pria beristri memang menantang, tapi lupakanlah! Yakinlah masih banyak pria lajang yang akan mencintai Anda dengan tulus.

4. Pendidikan

Banyak wanita di kota besar seperti Jakarta menyikapi makna emansipasi dengan cara yang kurang tepat. Banyak dari mereka yang mengejar pendidikan hingga strata yang paling tinggi demi mendapat kesetaraan dengan kaum pria atau demi mengejar jenjang karir.

Hal ini tidak sepenuhnya salah namun di negara yang masih menganut adat ketimuran, wanita dengan tipe seperti ini akan membuat mental para lelaki yang ingin mendekatinya menjadi ciut, apalagi jika pendidikan laki-laki tersebut di bawah pendidikan si wanita.

5. Takut komitmen

Beberapa wanita tetap melajang karena tidak mau berkomitmen. 
Baginya, pernikahan hanya akan membelenggu kebebasannya. Mereka yang takut berkomitmen  tak ingin terbebani mengurus pasangan dan anak-anak. Ketakutan akan terbatasnya aktivitas juga jadi alasan dirinya memilih tetap melajang.

Percayalah ladies, komitmen pernikahan bukan berarti memenjarakan kebebasan Anda. Anda dan pasangan bisa ko membuat kesepakatan tentang aktivitas Anda. Tapi tentu saja, aktivitas yang Anda lakukan bukan berarti bebas seperti saat masih lajang. Yang penting saling memahami peran masing-masing.

6. Belum siap hamil dan melahirkan

Sebenarnya, hampir semua wanita menyukai anak-anak dan ingin menjadi seorang ibu. Namun cerita mengenai rasa sakit yang dirasakan saat melahirkan, membuat sejumlah wanita takut untuk melahirkan dan terus menunda untuk menikah.

Padahal pada kenyataannya, banyak wanita yang hamil dan memiliki banyak anak dan mereka baik-baik saja. So, tak ada yang perlu dikawatirkan ya. Apalagi dunia kedokteran sudah semakin modern.

7. Kurang percaya diri

Sebagian wanita merasa kurang percaya diri untuk memulai sebuah hubungan. Mereka selalu melihat diri sendiri dari sisi negatif. Misalnya merasa tidak menarik karena terlalu gemuk, hitam, pendek dan sebagainya.Tahukah ladies, ketika kita berpikir negatif tentang diri sendiri, maka yang terpancar hanyalah aura negatif. Akibatnya orang cenderung  menjauh dan jodohpun semakin tak jelas dimana rimbanya.

So ladies, bercermin dan tersenyumlah! Masih banyak sisi kebaikan dari diri Anda. Jangan lupa, daya tarik wanita bukan sekedar kecantikan lahiriah semata. Perilaku yang positif, ramah, dan tulus akan membuat Anda lebih menarik loh!

8. Terlanjur nyaman sendiri

Seiring dengan bertambahnya usia, manusia cenderung merasa semakin nyaman dengan dunia  mereka sendiri. Semakin banyak wanita modern yang sukses, berprestasi, dan mandiri sehingga merasa mereka baik-baik saja sendiri tanpa pasangan hidup.

Sesungguhnya, bukan perasaan nyaman yang mereka rasakan, tapi mereka hanya melarikan diri dari perasaan sepinya. Yakinlah ladies, berpasangan jauh lebih baik dan membuat bahagia.

9. Terbiasa kencan sendiri

Banyak wanita lajang yang terbiasa kencan sendiri. Misalnya menonton film, makan di restoran atau menonton konser musik sendiri.
Namun, kencan seperti itu tentu terasa janggal. Meski terkadang kita perlu menyendiri, tapi cobalah menemukan teman kencan sungguhan. Siapa tahu, dari sekedar teman kencan berubah menjadi teman hidup!

10. Terlalu fokus di karir

Wanita dengan karir sukses, penghasilan besar dan ekonomi mapan merasa tak perlu lagi pasangan hidup. Baginya pasangan hidup hanya akan mengganggu karir dan kehidupannya. Apalagi jika pria yang mendekati tergolong biasa saja. Rasanya sulit menjadi pasangan hidupnya.

Padahal sesukses apapun wanita, secara naluri mereka tetap butuh sosok pria pendamping. Tak ada salahnya membuka hati untuk pria-pria biasa. Coba lihat sisi menarik dari pria yang mendekati Anda.

Nah ladies, mulai sekarang jujurlah pada diri sendiri bahwa sesungguhnya Anda menginginkan pasangan sejati bukan? Ingat loh, tak ada pasangan ideal di dunia ini. Yang ideal hanya tercipta jika kita mau menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. So ladies,  berapapun usia Anda, tetaplah membuka hati untuk pria idaman ya! [Tri]

astaga wanita wanita karir single sukses usia matang alasan