Inovasi Kecerdasan Buatan Berciri Khas Lokal dari Google

Dalam ajang tahunan Google for Indonesia 2017, di Jakarta, Google Inc memperkenalkan fitur Asisten Google yang bisa berbahasa Indonesia melalui aplikasi percakapan Allo.

Dalam ajang tahunan Google for Indonesia 2017, di Jakarta, Google Inc memperkenalkan fitur Asisten Google yang bisa berbahasa Indonesia melalui aplikasi percakapan Allo. Asisten Google adalah sistem virtual yang didukung oleh teknologi mesin kecerdasan.

Di Allo, pengguna dapat melibatkan Asisten Google ke percakapan grup atau pribadi. Asisten bisa diminta mencari serta menampilkan informasi. Product Lead Google Allo sudah banyak dipakai oleh warga Indonesia. 

Dengan demikian, Google Inc pun berupaya meningkatkan eksistensi di Indonesia dengan cara menawarkan aneka inovasi kecerdasan buatan berciri khas lokal. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu juga siap menyelenggarakan layanan untuk internet nirkabel atau wifi di fasilitas publik daerah Jawa-Bali.

Inovasi lainnya adalah fitur Shortcuts dan Feed yang ditambahkan ke aplikasi Google Search. Fitur Shortcuts berupa ikon pilihan topik informasi yang mampu menyesuaikan jejak sejarah pencarian setiap pengguna Google Search. Cara kerja sama juga dijumpai dalam Feed. Hanya saja, Feed menampilkan hyperlink konten berita.

Inovasi terakhir adalah Dian, robot komunikasi yang ditanamkan pada aplikasi Waze. Dian bisa menjalankan perintah navigasi jalan dari suara orang berbahasa Indonesia. Dian dapat merekam percakapan, lalu dimunculkan kembali.

Direktur Pelaksana Google Indonesia Tony Keusgen mengatakan, ada tiga fokus inovasi Google Inc untuk Indonesia, yakni akses, produk, dan platform. Dia mengklaim perusahannya ingin ikut berpartisipasi dalam pengingkatan ekonomi digital Indonesia. Dari sisi akses dan platform, Google Inc berkolaborasi dengan CBN dan FiberStar untuk menyelenggarakan layanan wifi di berbagai fasilitas publik. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita wanita karir varia kecerdasan buatan google