Ini Benda-benda yang Ada di Tas Wanita

Kehidupan modern, dimana makin banyak wanita bekerja, peralatan pendukung kudu wajib tersedia di tas. Peralatan ini dibutuhkan agar para wanita sigap di berbagai kondisi dan kesempatan.

Dalam sebuah pertemuan Tingkat Nasional,  Astagawanita.com berkesempatan hadi, bersosialita dengan kaum hawa yang berasal dari kota-kota besar di Indonesia. Obrolan diwarnai dengan keingintahuan, apa saja perlengkapan 'tempur' yang dibawa para karyawati ini dalam tas, untuk mendukung pekerjaan dan pergaulan mereka. Dan salah seorang karyawati yang bermukim di kota Banjarmasin.

Ajeng Aryanti (Karyawati, Samarinda - Kalimantan Timur)

Ajeng Aryanti (Karyawati, Samarinda - Kalimantan Timur)

Buat wanita berambut panjang ini, tas yang dibawanya harus memuat benda-benda yang menunjang kebutuhan pekerjaan maupun rangkaian aktivitasnya. Benda tersebut adalah, dompet, tisu kering-basah, pulpen, kunci rumah-kantor, charger, earphone, modem, token bank, dan stempel kantor.

Buat melengkapi aktivitas sosialitanya, wanita berusia 33 tahun ini, tidak lupa memuat minyak aromatheraphy, parfum, lipstick, karet rambut, sisir, cermin dan sedotan kemasan.

Kok sedotan? "Supaya bekas lipstick tidak menempel di gelas atau cangkir," terang Ajeng sambil memperlihatkan senyum manisnya.

Putri Andika Permatasari (Karyawati, Banjarmasin - Kalimantan Selatan)

Putri Andika Permatasari (Karyawati, Banjarmasin - Kalimantan Selatan)

Wanita energik ini memilih hijrah dan menetap dikota Banjarmasin. Baginya, tinggal di kota yang dikenal dengan sebutan 'BumiAntasari' ini,  lebih menyenangkan dannyaman, ketimbang kota-kota besar lainnya.

Buat mendukung aktivitas pekerjaannya, Putri tidakpernah lupa membawa dompet, HP, power bank, hand sanitizer, dan lipstick.Selain mendukung pekerjaannya, benda tersebut kerap dipakainya melengkapipergaulannya dengan komunitas kesehariannya.

Maklum, Putri juga dikenal sebagai entertainer yangterbiasa tampil sempurna disegala suasana. 

Ella (Karyawati, Manado - Sulawesi Utara)

Ella (Karyawati, Manado - Sulawesi Utara)

Bagi  dara kawanua ini, dalam tasnya wajib tersedia tisu, jepitan, modem, kaca mata,lipstick, sisir, parfum dan pembalut.

"Satu lagi yang wajib dibawa adalah spray antiseptik dan minyak kayu putih. Karena sering malas cuci tangan di tempat umum, dan selalu kangen wangi minyak kayu putih," ungkap  wanita  berusia 33 tahun ini sembari memperlihatkan spray favoritnya. 

Selain itu, wanita yang menyukai mode rambut berwarna ini, juga selalu menyertakan sendok dan sedotan. "Lebih save kalau pakai sendok sendiri, dan kalau minum, warna lipstick juga tidak membekas di gelas maupun di botol," ujar Ella.

Setya Widiasrini (Karyawati, Bandung - Jawa Barat)

Setya Widiasrini (Karyawati, Bandung - Jawa Barat)

Ini dia yang selalu dibawa dalam tas milik karyawati yang bekerja dan menetap di Bandung, Jawa Barat. Rini, begitu panggilannya, selalu membawa dompet, sisir, lipstick, HP, tisu, pulpen dan flasdisk.

Selain itu, wanita yang menetap di kota kembang tersebut, kerap membawa benda rohani dan buku doa. "Jadi lebih tenang aja, kalau dua benda tersebut ada dalam tas saya," akunya.

Maria Rosaline (Karyawati, Jakarta)

Maria Rosaline (Karyawati, Jakarta)

Bekerja di kota Metropolitan, tak pernah terhindar dari kemacetan dan dinamika usaha yang berkembang pesat. Selain karyawan, Ochy, demikian ia biasa disapa, juga memiliki usaha mandiri yang dijalankannya di sela-sela aktivitas hariannya.

Untuk mendukung beragam kegiatannya setiap hari, ia selalu membawa dompet, tisu kering-basah, hand sanitizer, parfum, pembalut, minyak aromatheraphy, kacamata, kunci, dan tusuk gigi.

"Kan kita sering hangout siang hari sama temen-temen sekalian lunch bareng. Belum lagi kalau ada acara rapat di luar kantor.  Jadi kudu harus bawa tusuk gigi," ungkap Ochy dengan senyum khasnya. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita urban/community bedah tas tas wanita wanita karir