10 Tips Menghadapi Suami yang Selingkuh

Tak bisa dipungkiri, perselingkuhan menjadi momok yang cukup menakutkan bagi pasangan suami istri. Ya seakan menjadi trend, begitu banyak kasus perselingkuhan terjadi dengan berbagai alasan.

google.com

Tak bisa dipungkiri, perselingkuhan menjadi momok yang cukup menakutkan bagi pasangan suami istri. Ya seakan menjadi trend, begitu banyak kasus perselingkuhan terjadi dengan berbagai alasan. Bahkan lamanya usia pernikahan tak menjamin kesetiaan pasangan.

Meskipun badai perselingkuhan itu bisa datang kapan saja, tapi jangan sampai paranoid ya moms! Jalani rumah tangga secara alami. Tak perlu banyak teori untuk menjamin si hubby setia. Tapi, jika ternyata suami ketahuan selingkuh jangan langsung emosi juga moms. Coba cooling down dan lakukan 10 hal berikut!

1. Selidiki kebenarannya

Ketika mendengar kabar suami kesayangan selingkuh tentu bak mendengar petir di siang bolong. Wajar jika Anda emosi, tapi jangan hilang kendali ya moms! Selidiki terlebih dulu. Jangan sampai kabar yang Anda dengar hanya gosip atau fitnah semata untuk menghancurkan rumah tangga kalian.

Ingat, mendapatkan bukti akan tindakan perselingkuhan yang dilakukan oleh suami, merupakan hal yang cukup sulit. Karena bagaimanapun juga suami yang selingkuh tidak akan memberi celah kepada pasangannya untuk mengetahui perbuatannya. So selidiki dengan baik ya moms. Jangan mengabaikan insting sebagai wanita loh moms. So moms, jangan abaikan sekecil apa pun adanya tanda perselingkuhan yang dilakukan oleh suami di belakang Anda.

2. Pahami bagaimana ia berselingkuh

Jika seorang suami selingkuh dengan cara sembunyi-sembunyi maka itu artinya di dalam hati kecilnya ia masih mencintai istrinya dan juga masih ada itikad untuk tetap berusaha menjaga keutuhan rumah tangganya, sementara jika perselingkuhan tersebut dilakukan secara terang-terangan itu artinya ia benar-benar ingin meninggalkan Anda. Nah moms, coba ketahui bagaimana si hubby berselingkuh.

3. Tanyakan dengan tegas apa maunya

Sebagian besar perselingkuhan suami dilakukan hanya untuk tujuan bersenang-senang. Meskipun ada, namun jarang terjadi perselingkuhan yang diniati untuk meninggalkan istri sahnya. Untuk menghadapi situasi seperti ini maka sangat dibutuhkan ketegasan Anda sebagai seorang istri. Caranya, tanyakan langsung kepada suami apa maksud ia melakukan tindakan tersebut.

Jika memang sudah tidak ingin melanjutkan hubungan rumah tangga bersama Anda, maka tawarkan perpisahan. Jika ia benar-benar mencintai Anda dan keluarga, tentu ia akan menghentikan perselingkuhan dan kembali pada keluarga tercinta.

4. Pertimbangkan dengan matang sebelum membuat keputusan

Jangan memutuskan apapun dengan emosi. Ada berbagai pertimbangan yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin mengambil keputusan yang tegas dalam situasi panas ini. Pikirkan  apakah Anda saat ini telah memiliki buah hati, apakah Anda cukup mandiri untuk tidak menggantungkan hidup dari  nafkah suami. Apakah Anda masih mencintainya dan ingin mempertahankan hubungan? Pikirkan semuanya dengan matang sebelum menyesal.

5. Mintalah ia berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya

Apabila Anda masih mencintai suami dan ingin tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga, maka tak ada salahnya memaafkan dan memberi satu kesempatan pada suami untuk memperbaiki diri. Namun, mintalah ia berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

6. Beri kesempatan pada pasangan untuk menjelaskan apa yang terjadi

Mintalah penjelasan pada pasangan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Kalau akhirnya Anda masih ingin mempertahankan rumah tangga dan memaafkan, bukan berarti melupakan apa yang telah terjadi. Jadikan  semua hal itu  pelajaran dan sebagai ajang introspeksi diri.

7. Prioritaskan keluarga

Wajar jika Anda merasa sakit hati bahkan dendam. Tapi jika Anda telah memutuskan memaafkannya, jangan terbelenggu pada sakit hati yang akan memicu pertengkaran. Pikirkan keluarga Anda, perasaan buah hati tercinta. Jangan sampai mereka tertekan dengan sikap Anda yang pendendam

8. Berkonsultasilah pada professional

Jangan sembarangan curhat pada semua orang yang Anda kenal. Karena belom tentu Anda mendapatkan solusi. Jika diperlukan tak ada salahnya mengkonsultasikan masalah perkawinan Anda dengan terapis atau konselor pernikahan. Ingat, perselingkuhan tidak berarti harus berakhir dengan perpisahan. Seorang konselor pernikahan atau psikolog bisa membantu pasangan untuk membangun kembali kepercayaan dalam hubungan.

9. Saatnya mengevaluasi hubungan

Everything's happen for a reason! Apapun yang terjadi pasti ada alasannya. Begitu juga dengan  perselingkuhan yang  pasangan Anda lakukan. Perselingkuhan biasanya muncul sebagai gejala dari hubungan yang sudah bermasalah. Bisa jadi karena masalah komunikasi, kejenuhan, ekonomi, atau memang kedua pihak sudah tidak saling peduli. Andalah yang lebih mengetahui hubungan Anda. Ini saatnya untuk mengevaluasi masalah yang sesungguhnya dari hubungan Anda.

10. Keputusan yang bulat

Jangan main-main dalam memutuskan tindakan apa yang akan Anda ambil. Karena disana ada masa depan yang dipertaruhkan, terutama jika sudah ada anak-anak. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang Anda anggap paling penting dalam sebuah hubungan? Apa yang membuat Anda ingin bertahan? Sampai di mana batasan yang bisa Anda tolerir? Jika memang Anda tak sanggup bertahan, lets do it! Berpisah adalah jalan terbaik. Sebaliknya, jika Anda sanggup memaafkan dan menerimanya kembali, terima dia lengkap dengan kekurangannya. Yang penting adalah bagaimana Anda dan dia berkomitmen memperbaiki hubungan.

Ingat moms, setiap perselingkuhan yang terjadi dalam rumah tangga memiliki situasi dan kondisi yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Apa pun bentuk perselingkuhan yang menimpa kehidupan kalian, cobalah untuk menyelesaikannya dengan bijak. Yang paling penting, apapun keputusan yang kalian ambil adalah demi kebaikan bersama. [Tri]

astaga 10 tips suami hubungan pasangan selingkuh