10 Tips Membangun Kepercayaan yang Hilang Terhadap Pasangan

Kepercayaan itu memang mahal harganya. Sekali saja kepercayaan itu ternoda, akan sulit sekali mengembalikannya.

freepik.com

Bagi sebagian wanita mungkin sulit memaafkan pengkhianatan pasangannya. Karena tak semua orang mampu menghapus kekecewaan dalam sekejap. Namun tak sedikit pula wanita yang memilih memaafkan pasangannya demi mempertahankan rumah tangganya.

Bagi Anda yang memilih untuk memaafkan, proses untuk memulihkan kepercayaan tentu tak akan semudah bicara. Beberapa cara di bawah ini mungkin dapat membantu Anda melewati masa-masa krisis kepercayaan terhadap pasangan dan memperbaiki hubungan.

1. Pastikan bahwa keinginan untuk tetap bersatu adalah keinginan bersama

Jika Anda yakin bahwa pasangan Anda telah mengakui kesalahannya dan menginginkan untuk tetap bersatu, tanyakan hati Anda apakah itu juga keinginan Anda. Perbaikan kualitas hubungan yang sempat ternodai oleh pengkhianatan. Memang tidak mudah, tapi semua bisa diusahakan. Butuh kerja sama yang kompak antara Anda dan pasangan.

2. Sampaikan pada pasangan semua keingintahuan Anda

Orang yang dikhianati pasti ingin tahu apa penyebab pengkhianatan. Mengapa terjadi, kapan, dengan siapa, dan banyak lagi. Tanyakan juga apa kekurangan Anda hingga pasangan tega berkhianat. Bersiaplah untuk mendapatkan jawaban yang mungkin akan membuat Anda sedih, kecewa, sakit hati, bahkan marah. Tapi dengan jawaban itu setidaknya Anda tak akan memendam rasa penasaran dalam jangka waktu lama yang makin membuat Anda terobsesi dengan isi pikiran Anda sendiri. Jika pertanyaan Anda membuat dia meradang dan membuat suasana panas, sudahi pembicaraan. Karena jika masih menginginkan pasangan kembali, Anda harus bisa mengelola emosi agar suasana tak semakin memburuk.

3. Yakinkan diri bahwa Anda bisa menerima kembali pasangan

Memutuskan menerima kembali pasangan yang telah memiliki ‘cacat’ dalam hubungan memang sebuah keputusan yang sama beratnya dengan memilih berpisah. Anda harus yakin bahwa keputusan Anda menerima pasangan  kembali adalah pilhan hati Anda sendiri, bukan karena tekanan pihak lain. Jika Anda telah yakin bahwa Anda sanggup menerima pasangan  kembali, maka jangan menengok ke belakang. Jangan menyesali keputusan yang telah Anda ambil.

4. Sadari bahwa tidak ada yang proses cepat untuk menyembuhkan luka

Anda harus realistis, tak ada waktu yang singkat dalam mengobati rasa sakit hati akibat perselingkuhan. Beberapa orang bahkan perlu melakukan terapi khusus agar bisa segera ‘sembuh’ dari sakit hati. Maka jalani saja semua pelan-pelan. Biarkan waktu akan mengobati luka.

5. Beri ruang pada hati untuk menyembuhkan luka

Beri kesempatan pada hati Anda untuk menyembuhkan diri secara perlahan. Memaksa hati sedemikian rupa untuk cepat melupakan hanya akan membuat Anda semakin depresi. Anda sudah mendapatkan banyak tekanan saat mengetahui perselingkuhan yang terjadi, jangan sampai Anda menambah tekanan yang Anda buat sendiri. Dengan memberi ruang pada hati agar bisa menyembuhkan diri, Anda secara perlahan membuat luka itu sembuh secara alami hingga siap untuk hidup normal kembali.

6. Minta bantuan profesional jika Anda merasa sangat depresi

Jika Anda benar-benar membutuhkan terapi untuk mengatasi depresi yang disebabkan perselingkuhan pasangan, jangan ragu untuk melakukannya. Bagaimana pun Anda butuh orang yang bisa memberikan masukan yang menguatkan kejiwaan Anda dan mengembalikan rasa percaya diri yang pernah runtuh.

7. Introspeksi diri tanpa menyalahkan diri sendiri

Kebanyakan orang yang diselingkuhi akan merasa hancur karena merasa harga dirinya terusik. Kepercayaan pada pasangan pun akan hilang dan muncul perasaan dendam. Coba lakukan introspeksi diri. Bisa jadi penyebab pengkhianatan karena kekurangan Anda. Bisa jadi ada perilaku atau perkataa Anda yang selama ini menyakiti hati pasangan tanpa pernah Anda sadari. Jika ya, segera rubah perilaku Anda yang kurang berkenan itu. Toh, Anda sudah berusaha memaafkan pasangan bukan?

8. Tumpahkan perasaan Anda

Agar merasa lega, bicarakan  kekecewaan, kesedihan, dan bagaimana Anda merasa sangat terpuruk akibat perbuatannya. Namun bukan berarti 'unek-unek' ini membuat Anda dendam berkepanjangan. Jika ia sudah meminta maaf, Anda sudah memaafkan dan kalian ingin memperbaiki hubungan, Anda berdua harus berusaha untuk membuat hubungan  menjadi lebih hangat kembali. Jangan biarkan kebekuan dan kekakuan membelenggu hubungan Anda.

9. Luangkan waktu bersama tanpa membicarakan pengkhianatan yang terjadi

Ketika hati sudah cukup kuat untuk menerima pasangan kembali, luangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan  bersama tanpa perlu membahas apa yang pernah terjadi. Jangan biarkan kebahagiaan kalian terusik dengan mengungkit luka lalu. Ingat tujuan Anda menerimanya kembali adalah untuk merebut kembali cinta dan perhatiannya.

10. Buang semua dendam di hati dan maafkan pasangan dengan tulus

Jika  benar-benar ingin memperjuangkan kebahagiaan, Anda harus berusaha membuang semua dendam dan menganggap yang lalu adalah pelajaran dalam hidup. Memaafkan pasangan dengan tulus juga akan membuat pasangan yang masih mencintai Anda menyesal telah melakukan hal-hal yang menyakiti hati Anda. Memaafkan adalah salah satu cara untuk membuat diri sendiri terlepas dari pikiran negatif untuk melanjutkan perkawinan.

So, , remember moms, no body's perfect! Tak ada manusia yang sempurna. Karena ketidaksempurnaan itu pula, tak ada kebahagiaan yang sempurna dalam sebuah hubungan. Ibarat berlayar di lautan luas, akan selalu ada riak-riak kecil maupun ombak besar yang akan datang menghadang. So,  be tought! Agar kapal tak mudah oleng apalagi karam. [Tri]

astaga hubungan pasangan kepercayaan 10 tips