Perbedaan Teh Hitam dan Teh Hijau, Mana yang Lebih Baik?

Minuman teh sudah dikenal lama oleh manusia, bahkan sejak ratusan ribu tahun silam. Teh dipercaya mengandung berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan.

Minuman teh sudah dikenal lama oleh manusia, bahkan sejak ratusan ribu tahun silam. Teh dipercaya mengandung berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan. Antioksidan  seperti flavonoid dan polifenol yang terkandung dalam teh dipercaya dapat meningkatkan kesehatan anda.

Saat ini, ada dua jenis minuman teh yang paling populer di dunia yaitu teh hitam dan teh hijau. Perbedaan utama dari kedua jenis teh ini ialah dilakukan atau tidaknya proses fermentasi. Karena proses pembuatannya tidak sama, maka citarasa, aroma, dan kandungan yang terdapat dalam teh hitam dan teh hijau pun berbeda.

Teh hitam

Teh hitam adalah sebutan untuk teh yang diproses dari daun tanaman teh yang dipanggang atau dijemur terlebih dahulu, kemudian dilakukan proses fermentasi. Oleh karena itu, warna daun teh yang dihasilkan terlihat kehitam-hitaman. Sedangkan ketika teh ini diseduh, air teh yang dihasilkan terlihat merah kecoklatan cenderung pekat. Teh hitam paling cocok diminum pagi hari untuk menambah semangat beraktivitas.

Meskipun proses fermentasi menyebabkan kandungan antioksidan pada teh hitam berkurang, namun di sisi lain proses tersebut juga menambah zat theaflavins dan thearubiger yang berfungsi sebagai antibodi pada sistem pencernaan. Kadar fluoride yang berguna untuk memperkuat tulang dan gigi di teh hitam juga lebih banyak. Sedangkan untuk kandungan kafeinnya, teh hitam menyimpan sekitar 42-72 mg kafein per cangkir.

Teh Hijau

Teh hijau diolah tanpa melalui proses pengeringan. Pembuatan teh hijau juga mencegah dilakukannya proses fermentasi. Karenanya kadar antioksidan teh hijau tetap utuh dan terjaga dengan baik. Perlu diketahui, antioksidan merupakan senyawa yang sangat bagus untuk mencegah risiko penyakit jantung, kanker, parkinson, dan alzheimer.

Jika dibandingkan dengan teh hitam, teh hijau mengandung fluoride dalam jumlah yang lebih sedikit. Kadar kafein yang dimilikinya pun sangatlah rendah hanya berkisar antara 9-50 mg per cangkir saji. Bila dilihat manfaatnya, teh hijau lebih afdol kalau diminum pada malam hari untuk menciptakan perasaan yang tenang dan nyaman.

Perbedaan

Perbedaan-perbedaan teh hitam dan teh hijau antara lain :

* Teh hitam diolah melalui proses pengeringan dan fermentasi, sedangkan teh hijau tidak.

* Teh hitam cocok diminum pagi hari dan teh hijau lebih tepat dinikmati malam hari.

* Teh hitam mengandung kafein yang lebih tinggi daripada teh hijau.

* Kadar fluoride yang terdapat di teh hitam juga lebih banyak ketimbang teh hijau.

* Teh hjau menyimpan antioksidan yang lebih melimpah dibandingkan dengan teh hitam.

* Berbeda dengan teh hijau, teh hitam mengandung zat theaflavins dan thearubiger.

Tapi, kesampingkan perbedaannya, yang terpenting adalah manfaat kesehatan dari teh yang diminum. Salah satu manfaatnya adalah fakta bahwa kandungan epigallocathecine galate(EGCG) dalam teh dengan dosis 2.5-40 mikromol bersifat antioksidan sehingga bisa memerangi radikal bebas dalam tubuh dan membantu terhindar dari kanker.

Masih dengan kandungan yang sama, penyakit jantung bisa dihindari karena senyawa pada teh itu membantu menormalkan tekanan darah dan kolesterol.

Selain itu, teh juga bisa membersihkan gigi karena mengandung fluoride alami dan membantu kekebalan tubuh dan mencegah penurunan kemampuan saraf lewat kandungan polifenolnya. Khusus pada teh hijau, terdapat senyawa yang dapat menghambat metabolisme sel lemak sehingga membantu pembakaran lemak. Teh juga bisa memperbaiki sensitivitas insulin.

Pemilihan teh tergantung pada selera masing-masing  akan citarasa teh, kebiasaan, dan tujuan meminum teh. Ada yang karena rasanya seseorang memilih teh hitam karena rasanya yang kuat, ada juga orang yang suka rasa teh hijau karena karena kemampuannya menghambat lemak. [Editor: Tri Meinarni]

teh minuman health