Bisnis Franchise, Jangan Asal Ikut-Ikutan!

Anda ingin memulai bisnis? Bisnis franchise mungkin bisa menjadi alternatif yang menjanjikan. Tapi jika anda ingin membeli bisnis franchise, pertimbangkan matang-matang. Jangan hanya karena ikut-ikutan dan tergiur untung besar semata.

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum memilih franchise. Setidaknya ada 5 hal yang harus diperhatikan ketika memilih bisnis franchise:

Lihat pemilik franchise atau manajemen franchise

Kebanyakan orang lupa melihat karakter pemilik franchise. Sebagai informasi, salah satu cara bank menilai seseorang layak mendapat kredit atau tidak adalah menilai karakter orang yang mengajukan kredit. Begitupula dengan membeli franchise. Lihat karakter pemiliknya, apakah tipe orang yang dapat diajak bekerja sama atau tipe yang cuma mau untung sendiri.

Kalau franchise belum terlalu besar, mungkin anda dapat bertemu langsung dengan pemilik franchise. Jika bisnis franchise sudah besar, anda mungkin bertemu dengan tim manajemen. Disadari atau tidak, gaya manajemen adalah refleksi dari karakter pemilik.

Kenali potensi pasar dan kemungkinan pertumbuhan bisnis (growth)

Ketika memulai bisnis, jangan lupa ilhat potensi pasar dan pertumbuhan bisnis. Jangan hanya pasrah dan percaya pada prospektus yang diberikan pemilik bisnis franchise. Anda harus melakukan tes sendiri.

Jangan lihat pada harga, tetapi fokus pada ROI

Kalau anda membeli bisnis franchise, fokuslah pada ROI (return on investment) atau pengembalian atas investasi anda.

ROI adalah besaran yang harus ada ketika anda akan berinvestasi atau anda meminta pendanaan kepada investor. ROI harus dihitung ketika kita berinvestasi apapun, termasuk ketika berinvestasi pada sebuah website (contoh berapa pengembalian modal dari penjualan online?), teknik pemasaran dan lain-lain.

Cari data pendukung sebanyak-banyaknya

Dalam negosiasi bisnis, pemenangnya adalah orang yang memiliki data paling lengkap, orang yang berpikir win-win solution dan mampu berkomunikasi dengan efektif. Anda perlu melakukan wawancara dengan orang-orang yang sudah pernah membeli waralaba mereka. Cari testimonial yang banyak. Jika testimoni meyakinkan jangan ragu untuk segera bergerak.

Cari tahu supporting bisnisnya

Apa bedanya membeli bisnis franchise dan membangun bisnis sendiri? Salah satu bedanya adalah ketika membeli bisnis franchise, jangan pernah membuat kebijakan improvisasi sendiri. Ikuti pakem sistem yang sudah dibuat pemilik franchise.

Nah jika anda sudah mempertimbangkan hal tersebut, ditambah keyakinan yang kuat, tak ada salahnya segera wujudkan bisnis anda. Jangan lupa untuk selalu fokus dan penuh komitmen. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir usaha franchise peluang