Adiksi Narkoba, Peran Keluarga Sangat Dibutuhkan

Memiliki anggota keluarga yang menjadi pecandu narkotika, tampaknya menjadi sebuah masalah yang sangat pelik.

Hal itu dialami oleh Sri Hayuni. Ibu tiga anak itu mengaku jika anak pertamanya merupakan seorang pecandu narkotika.

Selama 11 tahun, Sri menyebut jika dirinya harus merawat sang anak sembuh dari ketergantungan terhadap barang haram tersebut. Dan untuk memulihkannya dibutuhkan peran orang tua.

"Untuk pemulihan, peran orang tua sangat penting. Pemulihan pun tidak hanya kepada pecandu tapi juga seluruh anggota keluarga. Pemulihan pun harus  dipulihkan dengan pembenahan mental dan itu butuh waktu. Saya butuh 11 tahun untuk pemulihan anak saya dari pertama saya tau dia pakai narkoba" ungkap Sri Hayuni, saat ditemui dalam acara Seminar Narkoba yang digelar oleh Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) digedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (7/10/2017).

Anak pertama Sri Hayuni menjalani pengobatan di Yayasan Yakita yang dikelola oleh pasangan suami istri yang berprofesi sebagai Dokter. Lantaran anaknya terjerat narkoba, Sri pun aktif melakukan pembinaan kepada para pecandu di yayasan Yakita.

"Saya bergabung di Yayasan Yakita sejak tahun 2000 dan anak saya pun menjalani perawatan disana. Saya pun saat ini aktif di yayasan tersebut untuk melakukan pemulihan kepada para pecandu narkoba" ujar Sri.

Wanita berhijab itu mengatakan bahwa dirinya mengalami kesulitan untuk memulihkan pecandu dari ketergantungan zat adiktif tersebut. Namun dengan ketekunan dan kesabaran, ia pun dapat membimbing para pecandu agar sembuh kembali.

"Sangat berat mengatasinya, untuk memulihkan pecandu narkoba tidak semudah membalikkan telapak tangan. Adiksi narkoba suatu penyakit dan itu harus direhabilitasi dengan penuh kesabaran" pungkas Sri Hayuni.

astaga wanita wanita karir adiksi narkoba keluarga profil Sri Hayuni