Presiden Dorong Pengusaha Melek Sekuritas

Presiden RI Joko Widodo meminta pelaku usaha agar lebih ‘melek’ memompa investasi dan arus modal masuk ke Indonesia melalui sekuritisasi. Sebab, menurutnya dengan berbagai pencapaian yang membuat Indonesia layak investasi, menempati urutan ke 4 negara tuj

Dia meminta, ‘pecah telur’ Sekuritisasi KIK EBA Mandiri JSMR01 sebagai pilot project ini akan diikuti tak hanya oleh BUMN, melainkan juga perusahaan swasta. Segala urusan perizinan yang rumit, Presiden minta dibereskan dan dipercepat.

“Sudah saya perintahkan setahun yang lalu ke Menteri BUMN yang mengurus sekuritisasi sampai 9 bulan, urusan yang ruwet dimana, karena saya tanya kemarin jawabannya selalu belum selesai. Saya harap setelah telur ini pecah yang lain juga tak hanya BUMN tapi swasta ikut serta. Ini penting sekali karena akan memacu arus modal masuk dan mengurangi beban APBN,” tandas Joko Widodo.

BUMN selayaknya menjadi developer dan bukan pemilik. Pemikiran untuk membangun aset, terbangun hasilnya, dan menjual asetnya harus ditanamkan oleh pars pelaku usaha. Sehingga pengusaha memiliki modal untuk melajukan ekspansi usaha.

Sekuritas ini, ditekankan Joko Widodo, bukan hanya untuk pemerintah dan BUMN tapi juga bisa untuk swasta karena bisa meningkatkan efisiensi dan ikut memacu arena investasi ke daerah di Indonesia. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita wanita karir reksadana berita