Penawaran Saham Terbatas Mayapada

PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Gencar menggalang dana dengan menerbitkan surat utang dan penawaran saham terbatas untuk memperkuat permodalan.

Bank milik taipan Tahir itu menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan I tahap I senilai Rp 750 miliar. Aksi korporasi ini merupakan tahap pertama dari rencana penerbitan surat utang senilai Rp 1,5 triliun.

Presiden Direktur PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Hariyono Tjahjarijadi menjelaskan perseroan menawarkan kupon cukup menarik dalam rencana aksi korporasi tersebut. Kupon 10,5%  sampai 10,75%.

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dengan tenor 7 tahun dengan bunga yang dibayarkan setiap tiga bulan. Adapun jatuh tempo pembayaran bunga terakhir saat pelunasan obligasi. Perseroan memperoleh rating atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia yakni idBBB+.  Sementara itu, PT RHB Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagao penjamin dalam pelaksana emisi obligasi subordinasi ini.

Nantinya, dana hasil aksi korporasi akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan kredit. Selain itu, dana ini juga akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan peningkatan komposisi penghimpunan dana jangka panjang.

Selain itu, Bank Mayapada akan melakukan penawaran saham terbatas (right issue) dengan melepas 546,59 juta saham baru seri B seharga Rp 100 per lembar saham. Total dana yang masuk diharapkan bisa menembus Rp 54,65 miliar. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita wanita karir reksadana berita