MNC Sekuritas Masuki Pasar Syariah Malaysia dan Vietnam

Pesatnya perkembangan pasar modal syariah di kawasan ASEAN, membuat PT MNC Sekuritas membidik pangsa pasar potensial di Negeri Jiran, Malaysia. Hal itu dilakukan sebagai upaya ekspansi perseroan di kawasan regional.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menyatakan, demi pengembangan dan kemajuan industri pasar modal, PT MNC Sekuritas menjalin kerjasama strategis dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Dia mengaku optimistis terhadap peluang pasar syariah di Malaysia. 

Dikenal sebagai perusahaan sekuritas yang aktif menggandeng universitas, sekolah tinggi, komunitas, dan berbagai institusi di dalam negeri, MNC Sekuritas juga bergerak cepat dalam menangkap peluang di luar negeri.

Sebelumnya, MNC Sekuritas telah menjalin kerjasama eksklusif dengan perusahaan sekuritas asal Vietnam Bao Viet Joint Stock Company (Bao Viet Securities) pada Oktober 2016 lalu. Kerjasama terkait pengembangan bisnis pialang di kedua negara tersebut dijalin dalam menyikapi implementasi Masyarakat Ekonomi Asean.

Pada tahun 2017 ini, MNC Sekuritas kembali menggarap pasar potensial di luar Indonesia yaitu di Negeri Jiran, Malaysia. MNC Sekuritas menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan BIMB Securities Sdn Bhd (BIMB Securities) pada hari Rabu, 16 Agustus 2017 di kantor pusat BIMB Securities, Kuala Lumpur, Malaysia.

MNC Sekuritas dan BIMB Securities menyepakati kerjasama strategis dengan mengintegrasikan sumber daya di negeri masing-masing untuk meningkatkan jangkauan di pasar regional dan global.

MNC Trade Syariah, merupakan aplikasi online trading saham yang dipersembahkan MNC Sekuritas bagi nasabah yang ingin bertransaksi saham sesuai dengan prinsip syariah. Melalui MNC Trade Syariah, sambungnya, nasabah hanya dapat melakukan transaksi beli atas saham-saham perusahaan yang terdaftar di Daftar Efek Syariah (DES). 

Selain itu, nasabah juga hanya dapat membeli saham sesuai ketersediaan dana. Sistem akan menolak dan memberi notifikasi jika transaksi melebihi dana dimiliki dalam Rekening Dana Nasabah (RDN). Selain itu, nasabah hanya dapat menjual saham yang telah ia miliki sebelumnya. Sistem akan secara otomatis menolak transaksi jual atas saham yang belum dimiliki (short selling). (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita wanita karir reksadana mnc pasar modal keuangan