Memanfaatkan reksadana untuk menggapai tujuan keuangan

reksadana boleh juga dipilih untuk menjadi alat investasi mewujudkan tujuan keuangan Anda. Simak kiat memanfaatkan reksadana.

Anda tentu memiliki tujuan keuangan di masa mendatang. Meskipun telah memilih menabung di deposito, reksadana boleh juga dipilih untuk menjadi alat investasi mewujudkan tujuan keuangan Anda. Simak kiat memanfaatkan reksadana.

Tak perlu pakar ekonomi untuk menjelaskan betapa simpanan perbankan tidak memberikan banyak keuntungan. Anda yang memiliki tabungan di bank tentu hampir tidak pernah merasakan bunga tabungan. Selain begitu mungil, bunga tabungan juga tak berarti apa-apa dibandingkan biaya administrasi yang dipungut bank. Alih-alih untung, potongan tabungan justru lebih gede dari bunga bank.

Bahkan, deposito sekali pun sepertinya hanya memberikan keuntungan yang tidak begitu besar. Tengok saja, rata-rata bunga deposito perbankan saat ini di kisaran 6%. Setelah dipotong pajak bunga deposito sebesar 20%, bunga yang Anda peroleh tinggal 4,8%.

Jangan lupa, keuntungan itu masih harus dikurangi laju kenaikan harga barang dan jasa. Februari lalu, laju inflasi di tanah air secara tahunan mencapai 3,8%. Artinya, suku bunga riil yang Anda terima dari deposito sebesar hanya 1%.

Untuk memudahkan, Anda bisa menggunakan Aturan 72 untuk melihat pertumbuhan dana deposito. Dalam investasi, Aturan 72 merupakan salah satu cara perhitungan sederhana untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melipatgandakan investasi. Caranya mudah, yakni dengan membagi angka 72 dengan return yang diharapkan. Taruh kata, bunga deposito setelah dikurangi pajak masih memberikan imbal hasil 5% setahun. Dengan melakukan perhitungan 72 dibagi 5, hasilnya adalah 14,4. Ini berarti, dengan membiakkan duit di deposito, dana Anda baru berlipat ganda dalam waktu 14,4 tahun.

Bagaimana dengan keuntungan dari investasi di pasar modal? Menurut salah seorang investor,  Budi Hikmat, rata-rata kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 10 tahun terakhir mampu memberikan return sebesar 14% per tahun. Dengan asumsi itu, mari kita hitung kemampuan investasi di pasar modal berlipat ganda dengan menggunakan rumus Aturan 72. Hasilnya, dana yang Anda kembangkan di pasar modal bisa berlipat ganda hanya dalam 5,14 tahun.

Dari perhitungan sederhana menggunakan Aturan 72, Budi mengatakan, mengandalkan bunga deposito hanya membikin susah, alih-alih dana bisa berkembang maksimal. Oleh karena itu, Budi lebih memilih investasi di pasar modal.

Bagi investor pemula dan yang enggak mau pusing, Budi menyarankan, reksadana menjadi pilihan investasi yang paling tepat. Sebab, reksadana merupakan wadah terbaik untuk investasi lantaran dana Anda dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional. (Editor: Maria L. Martens)

reksadana keuangan