Rencana Pemberian Penghargaan Terhadap Polisi Penyelamat Kasus Sandera di Angkot

Tugas polantas tidak melulu mengatur lalu lintas tapi juga ikut bertindak apabila terjadi peristiwa kejahatan.

Aiptu Sunaryanto, adalah petugas Polisi lalu lintas yang berani mengambil tidakan untuk menyelamatkan seorang ibu dan anaknya yang disandera serta ditodong oleh Hermawan (28) dalam penjambretan di angkot KWK T25 di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur.

Penghargaan layak didapatkan

Penghargaan layak didapatkan Foto : istimewa

Aiptu Sunaryanto berhasil menggagalkan aksi penyanderaan angkutan umum dengan menembak lengan kanan Hermawan lalu langsung membekuknya. 

Sebelumnya diberitakan, Hermawan tiba-tiba menodong senjata tajam kepada penumpang di dalam angkot untuk meminta ponsel, kalung dan gelang. Lalu pelaku penjambretan nekat menyandera ibu dan bayinya di dalam angkutan kota (angkot) untuk meloloskan diri dari kejaran massa. Maka terjadilah penembakan yang dilakukan setelah upaya negosiasi selama sekitar setengah jam tidak berhasil.

Aksi heroik Aiptu Sunaryanto ini pantas untuk mendapat penghargaan yang sudah direncanakan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Wakil Direktur Lalu Lontas Polda Metro Jaya AKBP Indra Jafar mengatakan, pihaknya akan mengajukan pemberian penghargaan ke Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan serta ke Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

"Kami usahakan agar beliau mendapat penghargaan karena aksinya bagus sekali, patut diapresiasi," ujar Indra saat dihubungi wartawan, Senin (10/4/2017).

Wah kita patut bangga kepada Pak Polisi yang juga membawa nama baik Kepolisian Indonesia ditengah isu-isu banyaknya Polisi nakal. Karena masih banyak Polisi baik yang penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Polisi Polisiku Sandera Angkutan Umum Pnghargaan