Operasi Simpatik Candi 2017 Polres Kudus Libatkan Polisi Cilik

Informasi Penting! Kini saatnya melakukan Pilot Project di berbagai daerah, guna mengurangi kecelakaan lalu lintas akibat tidak adanya kesadaran keselamatan berkendara dalam masyarakat.

Para pengendara sepeda motor terkejut ketika seorang Polisi cilik yang didampingi seorang Polisi Wanita (Polwan) menghentikan laju kendaraannya di Jalan Mayor Kusmanto, Kota Kudus, Rabu (08-03-2017).

Dengan bahasa anak-anak yang khas, Polisi cilik itu menasehati para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Muka pengendara motor itu terlihat kemerahan karena malu setelah anak perempuan berseragam Polisi menasehatinya. Terlebih, ketika sejumlah kilatan cahaya kamera wartawan pun tertuju pada kedua pengendara itu.

Polisi cilik yang ikut berpartisipasi dalam Operasi Simpatik Candi

Polisi cilik yang ikut berpartisipasi dalam Operasi Simpatik Candi

Sementara sang Polwan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara tersebut, si Polisi cilik mengucapkan terima kasih karena pengendara sepeda motor mau mendengarkan nasehatnya.

Kondisi Jalan Mayor Kusmanto saat itu memang sedikit berbeda. Jika biasanya terdapat Polisi dan Polwan yang bertugas, kali ini ada puluhan anak TK berseragam Polisi yang ikut memberikan sosialisasi soal tertib berkendara dalam rangka Operasi Simpatik Candi 2017 sebagai Polisi cilik.

Mereka berdiri di pinggir jalan sambil membawa papan berisi sejumlah himbauan. Bahkan, tidak jarang mendatangi langsung pengguna jalan yang melanggar ketertiban lalu-lintas seperti tidak menggunakan helm dan tidak menyalakan lampu utama.

Sebagian pengguna jalan yang “terjaring razia” mengaku malu, karena ditangkap basah atas pelanggaran aturan lalu-lintas oleh Polisi cilik yang ditemani para Polwan. Namun, tidak sedikit pula yang salah paham dan malah dikira ada karnaval.

“Cuma ngasih tau aja, jangan melanggar ada Operasi Simpatik Candi,” jawab seorang Polisi cilik kepada pengguna jalan.

Kapolres Kudus, AKBP Andy Rifai SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP Eko Rubiyanto SIK, SH menerangkan, memang sengaja dalam rangka Operasi Simpatik Candi 2017 Polres Kudus menggelar razia untuk masyarakat Kudus dengan pilot projectnya didepan Taman Lalu Lintas yang akan dibangun.

“Pada kegiatan ini, petugas ditemani puluhan anak TK yang memakai seragam polisi mengarahkan pengguna jalan, baik jalan kaki maupun pengendara sepeda motor dan mobil supaya tertib berlalu lintas,” terang AKP Eko.

Kegiatan ini merupakan terobosan-terobosan Sat Lantas untuk menciptakan kesadaran para pengguna jalan soal tata tertib berlalu-lintas dengan menggunakan anak TK yang menjadi contoh tertib berlalu-lintas.

“Kalau tidak dimulai sekarang kapan lagi. Anak-anak memang dilibatkan selain untuk pendidikan dini juga supaya pelanggar malu karena anak kecil yang malah ngajarin mereka,” ungkap AKP Eko.

Ke depan, tambah AKP Eko, kegiatan yang sama juga akan digelar di sejumlah lokasi yang banyak pelanggaran.

“Kita akan evaluasi hasil ini. Apakah terobosan dengan mengajak anak TK akan merubah sikap masyarakat untuk malu melakukan pelanggaran,”

Sudah saat nya kita berubah dan sadar kelesamatan berkendara untuk kebaikan kita dan orang lain.

polisiku lalulintas razia kudus berkendara pelanggaran