Istri Seludupkan Narkoba Untuk Suaminya di Lapas Nusakambangan

Memang ada saja modus untuk menyeludupkan narkoba ke dalam lapas. Seperti yang dilakukan ibu rumah tangga asal Semarang ini yang menyelundupkan narkoba untuk suaminya di Lapas Nusakambangan

Penyelundupan Narkoba di Lapas Nusakambangan berhasil digagalkan oleh Tim gabungan dari Polres Cilacap, Jawa Tengah dan BNNK Cilacap. Para pelaku bisnis narkoba melakukan berbagai cara untuk mengedarkan narkoba di dalam Lapas Nusakambangan, salah satunya dengan memanfaatkan pembesuk.

Modus rapih sang pelaku

Modus rapih sang pelaku

Untuk mengelabui petugas, paketan narkoba sebanyak 68 buah dimasukkan kedalam kapstok/gantungan baju dan salib yang terbuat dari kayu.

“Kayu kapstok dan salib tersebut dilubangi kemudian paketan narkoba dimasukan ke dalam lubang dan ditambal kembali sedemikian rupa dan di cat sehingga tidak terlihat dari luar,” ungkap Kepala Kepolisian Resor Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK, melalui Kepala Bagian Operasi Kompol Faisal Perdana SIK, saat press release di Mapolres Cilacap yang dihadiri pihak dari BNNK Cilacap dan Lapas Nusakambangan, Senin (13-03-2017).

Sesuai dengan peraturan bagi para pembesuk bahwa selain makanan, tidak boleh membawa barang atau sejenisnya, saat akan membesuk ke dalam Lapas Nusakambangan.

Cara yang dilakukam oleh para pengedar narkoba terbilang sangat rapi karena jika dilihat secara sepintas maka tidak ada bekas lubang pada kayu kapstok/gantungan baju dan salib tersebut.

Namun setelah kapstok/gantungan baju dan salib yang terbuat dari kayu dibongkar, terdapat puluhan paket narkoba yang disembunyikan di dalamnya.

Dari kejadian itu, petugas berhasil mengamankan seorang pembesuk perempuan yang membawa barang dan seorang napi Lapas Narkotik Nusakambangan yang diduga  sebagai tujuan narkoba tersebut.

Perempuan itu berinisial LA, 34 tahun, ibu rumah tangga, warga Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Dari pengakuanya, narkoba tersebut akan dikirim untuk suaminya yang berada di Lapas Narkotik Nusakambangan yang bernama HP alias Black, yang sedang menjalani hukuman kasus narkoba dengan vonis 10 tahun.

“Dengan kejadian tersebut Kami akan terus berkordinasi dan bekerja sama dengan pihak Lapas dan BNNK untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba didalam Lapas Nusakambangan dengan memperketat pemeriksaan barang bawaan pembesuk,” terang Kabag Ops.

 

modus terkini berita narkoba penyelundupan semarang nusakambangan