Bantu Petani, Polisi Tingkatkan Taraf Hidup Petani

Bentuk pelayanan polisi ada berbagai macam, termasuk turun ke kebun, bercocok tanam bersama petani, seperti yang terjadi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Bentuk pelayanan polisi ada berbagai macam, termasuk turun ke kebun, bercocok tanam bersama petani, seperti yang terjadi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Polisi dari Patroli Organik Sabhara Polres Wakatobi membantu para petani di Wakatobi untuk bercocok tanam kacang tanah. Selain ikut turun ke kebun, mereka juga membantu proses distribusi atau penjualan kacang tanah tersebut.

www.sultrakini.com

Saat menjajakan kacang tanah di Dinas Pertanian Wakatobi, Kanit Turjawali Sabhara Polres Wakatobi, Aipda Asbar mengatakan Kepolisian bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, namun dengan cara seperti ini juga bisa membantu perekonomian masyarakat.

Sejumlah lokasi yang sempat ditawari kacang tanah itu, yakni Kantor Dinas Ketahanan Pangan Wakatobi, Kantor Dinas Pertanian Wakatobi, Kantor Bupati, SMAN 1 Wangi-wangi dan warga sekitar.

Pendekatan ini bukan tanpa alasan. Tugas utama polisi adalah 3M, Melindungi, Mengayomi dan Melayani. Bentuk pelayanan dengan turun ke kebun bersama para petani memiliki motif ekonomi yang nantinya berpengaruh pada kehidupan sosial.

"Jika masyarakat makmur, hidup akan lebih tenang, aman dan damai. Pihak pemerintah pun akan lebih aman damai membangun Wakatobi disegala sektor," jelas Aipda Asbar.

Sinergi antara Kepolisian, Dinas Pertanian, dan petani itu sendiri sangat unik dan patut diapresiasi. Polisi Indonesia makin dekat dengan rakyat dan menjadi sahabat masyarakat.

Polisi Wakatobi petani melayani kepolisian Republik Indonesia