Pertumbuhan Ekonomi Semakin Baik, Ekspor pun Berprospek Cerah

Ekonom Standar Chartered Bank, Aldian Taloputra memprediksi pertumbuhan ekonomi pada semester II/2017 berpotensi lebih baik ketimbang paruh pertama.

Beberapa faktor yang mendukung antara lain, inflasi terkendali, dan hari kerja yang mulai normal.  Selain itu, belanja Pemerintah yang masih ekspansi dan permintaan global yang menyokong pertumbuhan ekspor menjadi pendukung ekonomi Indonesia pada paruh kedua. Pertumbuhan ekonomi pun diprediksi pada kisaran 5,2 %.

Data dari Badan Pusat Statistik memperlihatkan total ekspor pada semester satu tumbuh 14,03 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi US$ 79,96 miliar, sedangkan impor tumbuh 9,6% menjadi US$ 72,33 miliar.

Sementara itu, data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BPKM mencatat pertumbuhan investasi pada kuartal dua tahun ini tumbuh 12,7% secara tahunan menjadi Rp 170,9 triliun.

Investasi asing tumbuh 10,6% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 109,9 triliun sedangkan investasi domestik tumbuh 16,9% menjadi Rp 61 triliun. Secara keseluruhan pada semester pertama tahun ini total investasi tumbuh 12,9% secara tahunan menjadi Rp 336,7 triliun. Pencapaian ini baru 49,6% dari target investasi sepanjang tahun ini yang ditagetkan mencapai Rp 678,8 triliun.

Sementara itu, kontribusi investasi diperkirakan tidak akan terlalu besar akibat terbatasnya hari  saat libur hari raya pada Juli 2017.Di sisi lain, ekspor bersih diperkirakan akan mencatat pertumbuhan yang lebih rendah. Lantaran lambannya pertumbuhan industri, sehingga pendapatan masyarakat tidak akan naik signifikan. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita wanita astaga perbankan ekonomi bank ekspor keuangan