Tidak Ada Lagi Prinsip R_LUBER dalam Demokrasi ala Sosial Media

Kalau masih ingat, LUBER singkatan dari Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia. Poin terakhir, soal "rahasia" itu yang sudah tidak ada lagi diera sosial media.

Pendukung maupun haters saling tampil dilaman sosial media masing-masing. Misalnya, dalam Pilkada DKI Jakarta, #temanahok sudah kelihatan, yang dukung Anies dan Agus Harimurti pelan-pelan mulai kelihatan. #temanahok lebih vokal, sisanya masih malu-malu atau menggalang simpati dengan cara lain.

Padahal kalau begini kan sejuk ya...

Padahal kalau begini kan sejuk ya... metrotv.com

Tidak sedikit orang yang jengah dengan "perang calon" di sosial media. Ancaman "unfriend" dilontarkan, atau sekedar menyapa dengan sopan.

Yang seru, kreatifnya orang Indonesia langsung kelihatan. Muncul meme kocak soal politik, pilkada dan serba-serbinya. Dibawa santai saja, wong kocak kok.

Love banget!

Love banget!

Calon DKI 1 nan ganteng, Agus Harimurti, katanya sih favorit mamah-mamah muda..

Calon DKI 1 nan ganteng, Agus Harimurti, katanya sih favorit mamah-mamah muda..

Yang ini jangan dibawa serius...

Yang ini jangan dibawa serius...

Yang ini gak pake BaPer juga..pure komedi

Yang ini gak pake BaPer juga..pure komedi

Tidak apa, kini jadi calon DKI 2

Tidak apa, kini jadi calon DKI 2

Tetap tegar mas Agus..

Tetap tegar mas Agus..

Intinya.. akan banyak berseliweran berita, kabar, rumor, yang belum tentu kebenarannya dari dunia politik.

Kenali siapa calon pemimpin kamu, lihat dan cari tahu tujuan mereka, jika berkenan dihati beri dukungan.

Yang diluar daerah masih boleh mengomentari Pilkada DKI.... asal, sudah kenal sama wakil dari daerahnya sendiri. Kalaupun vokal, yang enggak usah lebih kompor dari yang punya hak pilih.

Sementara itu, sebelum share konten dilaman sosial media, bisa dipikir dulu.. ini benar atau hoax.

Selamat berpesta demokrasi! Don't get craazzzyyy...

PILKADA LUBER pemilu jakarta ahok anies seru