Perlu Tahu! Syarat Nikah Terbaru Dari KUA ?!

Salah satunya mewajibkan pasangan yang ingin menikah untuk menanam pohon, sebelum dinikahkan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyebutkan, lahan kritis di Indonesia cukup luas. Data yang ada menunjukkan, lahan kritis mencapai 24,3 juta hektar.

Oleh karena itu, Siti mengajak semua kalangan untuk ikut menanam pohon. Selama ini, kementeriannya sudah menjalin kerjasama dengan Kemenristekdikti supaya ada kegiatan penanaman pohon oleh mahasiswa.

Selain itu, Siti juga menjalin kerjasama dengan Kemendikbud untuk mencanangkan penanaman pohon oleh siswa dan juga menjalin kerjasama dengan Kemenag supaya setiap calon pengantin baru ikut menanam pohon.

Siti Nurbaya Bakar juga menjelaskan, total hutan di Indonesia mencapai 162 juta hektar. Dari total itu, 4,3 juta hektar ada penghuninya.

"Jadi lahan kritis kita cukup banyak. Per tahun, perubahan lahan prima menjadi lahan kritis yang terjadi di kawasan budidaya sekitar 100.000 hektar," kata Siti saat menjadi pembicara pada stadium general dalam Kongres Sungai Indonesia II di Desa Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (23/9/2016).

Kebijakan ini mewajibkan pasangan calon suami istri menanam lima batang pohon. Nantinya, bukti foto penanaman tersebut dijadikan bukti untuk menebus surat nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung KemenLHK, Hilman Nugroho mengatakan, teknis kewajiban menanam pohon untuk calon pasangan pengantin adalah dengan menunjukkan bukti foto bahwa pasangan tersebut telah memenuhi persyaratan

kawin kua jomblo pasangan couple syaratnikah