Motor Knalpot "Racing" ? Jangan Harap Dilayani di SPBU Pertamina

Buat kalian pemilik kendaraan roda dua dengan knalpot tidak standar seperti "racing" perlu diperhatikan kembali penggunaannya, karena Pertamina dan penyelenggara SPBU telah mengeluarkan peraturan untuk tidak melayani untuk pengisian bahan bakarnya.

Tindakan preventif telah diambil oleh pihak Pertamina bersama penyelenggara SPBU sebagai langkah untuk meminimalisir potensi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Semua itu berawal dari kejadian kebakaran di SPBU di Salatiga, Jawa Tengah, bulan lalu. Kebijakan yang diambil yaitu tidak melayani pengisian bahan bakar untuk motor-motor yang menggunakan knalpot tidak standar pabrikan, seperti jenis racing atau knalpot bobokan (melepas silencer).

Pemicu kebakaran yang terjadi di salatiga adalah percikan api yang keluar dari knalpot modifikasi motor konsumen. Api tersebut menyambar truk yang sedang melakukan pengisian bahan bakar, kemudian membesar dan menyebar.

“Berdasaran pengalaman selama ini kalau knalpot tidak standar, waktu di starter, muncul bunga api yang sangat membahayakan bagi keselamatan,” ucap Vice President Fuel Marketing Pertamina Afandi saat dihubungi Otomania, Rabu (17/5/2017).

Tidak hanya itu, demi menjaga keselamatan SPBU juga tidak akan melayani pengisian bahan bakar ketika kondisi kendaraan menyala.

So, buat kalian yang ingin mengganti knalpot motor dengan knalpot-knalpot modifikasi seperti racing atau bukan standar pabrik, lebih baik pikir ulang kembali. Jangan sampai kalian kebingungan isi bahan bakar dimana !  

SPBU Knalpot Racing Knalpot Berisik Knalpot modifikasi Bahaya Knalpot Tidak Standar Kebakaran SPBU Pertamina