Mau Cepat Kaya ? Hati-Hati Kena Jebakan Investasi Bodong!

Uang yang halal baiknya dipergunakan untuk hal-hal yang baik. Termasuk pilihan investasi yang benar.

Jangan tergoda dengan tawaran investasi dengan bunga selangit, apalagi yang pakai embel-embel "bisa menggandakan uang". Duh, hari gini.. 

Seperti dilansir CNNIndonesia, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Sugiarto memberikan tips-tips berinvestasi di tempat yang benar. 

Sim salabim! Mana ada kayak begini

Sim salabim! Mana ada kayak begini

1. Lihat bunga yang ditawarkan wajar atau tidak. Coba bandingkan dengan bunga yang ditawarkan perbankan. 

2. Lihat badan hukum perusahan tersebut. Siapa yang memberikan izin perusahaan itu apakah dari Bank Indonesia atau dari instansi pemerintah lainnya. “Misalnya ada PT A, yang menghimpun dana seperti bank. Itu tidak mungkin kalau tidak punya izin, namanya bank gelap,” kata Agus.

3. Setelah tahu ada atau tidaknya izin badan hukum tersebut, maka masyakat perlu mengecek kebenaran perusahaan itu. “Jangan-jangan hanya papan nama saja,” tambahnya.

4. Penjualan terbuka atau... Masyarakat juga harus melihat, apakah perusahaan tersebut melakukan penjualan produk investasinya secara sembunyi-sembunyi atau terbuka. “Kalau dia berani secara terbuka, seharusnya pelayanannya akan lebih mudah. Namun jika dia dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kita perlu waspada juga karena sama saja berjualan barang ilegal,” ujar Agus.

Dia menyarankan, jika masyarakat bingung dengan tawaran investasi yang datang. OJK membuka layanan konsumen di hotline 1500 655, yang nantinya pihak OJK akan mengecek apakah benar ada perusaahan seperti itu. 

Nah, mau tahu investasi apa saja yang bagus untuk pemula dan dalam jangka pendek ? cek disini. Namun jangan berharap banyak, dari modal beli Avanza setelah itu bisa beli Jaguar ya.. ngimpi kali ye..

investasi bodong dimaskanjeng gandakanuang uang ojk perusahaan investasi