Donald Trump "Tersiksa" Jadi Presiden

Tidak heran senyum mantan presiden Amerika Serikat, Barrack Obama begitu lebar setelah lengser. Ternyata beban kerja sebagai presiden negara adidaya itu luar biasa!

Bebas..Lepas.. seperti lagu Iwa K

Bebas..Lepas.. seperti lagu Iwa K

Hal ini diakui Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald rump yang mengaku kewalahan menghadapi beban pekerjaannya.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Bill O'Reilly dari Fox News, Trump mengaku terkejut ketika mengetahui banyaknya pekerjaan sebagai presiden. Trump harus bekerja keras dan sering tidur hanya empat sampai lima jam sehari.

Apa lagi nih ?

Apa lagi nih ?

"Suatu hari saya berjalan ke pintu masuk utama Gedung Putih dan saya berkata kepada diri sendiri, Ini sangat menakjubkan. Atau berjalan ke Air Force One, itu seperti pengalaman yang berbeda, tetapi Anda harus melakukan lebih dari itu karena ada begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Trump, seperti dilansir The Independent.

Dia juga mengatakan rutinias hidupnya banyak berubah. Dia harus bekerja sampai tengah malam dan tidur pada pukul 01:00 pagi dan sudah mesti bangun sebelum pukul 5 pagi untuk sarapan, membaca koran, dan memeriksa acara televisi.

Sebelumnya, Trump dilaporkan mengawali pekerjaannya dengan mengkoreksi segala sesuatu yang akan disampaikan Juru Bicara Gedung Putih, Sean Spicer. Banyak coretan spidol terhadap bahan yang tidak disukainya dalam laporan Spicer.

Halo... tolong dong, ini banyak bener urusan gue..

Halo... tolong dong, ini banyak bener urusan gue..

Bahkan saking banyaknya tugas yang harus ia kerjakan, sebuah laporan menyebutkan bahwa dia sampai tidak menyadari telah mengangkat Steve Bannon sebagai kepala strategis Gedung Putih, ketika menandatangani salah satu dari beberapa perintah eksekutif. Walah!

Sejak pelantikan Trump pada 20 Januari lalu berbagai laporan menyebutkan bahwa dirinya kebingungan dalam membuat beberapa keputusan termasuk mengatasi keinginan para pejabat tinggi.

New York Times bahkan melaporkan bahwa Kepala Staf Gedung Putih, Reince Priebus mencoba untuk mengendalikan Trump dengan melakukan pemeriksaan dan proses verifikasi sebelum kebijakan baru dan perintah eksekutif dikeluarkan.

Mungkin yang bikin beban tambah berat, istrinya Melania Trump tinggal berjauhan. Ibu negara menetap di Manhattan, New York, bersama putra mereka Barron. Bahkan kabarnya, belum pasti Melania bakal ikut tinggal di White House.

Donald Trump Barrack Obama Presiden Beban Kerja White House