Christian Sugiono Impikan Akses Pengetahuan Merata

Bapak satu anak ini punya cita-cita besar tentang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia

Christian Sugiono lebih dari Mr. Titi Kamal yang ganteng dan rupawan. Dia punya kepedulian besar dan cita-cita mulia untuk rakyat Indonesia. Meski tidak menyelesaikan kuliah dari Hamburg University of Technology, bukan berarti dia abai terhadap pendidikan. Tian, begitu dia biasa disapa, ingin akses pendidikan dan pengetahuan yang luas, gratis, dan bisa didapatkan oleh siapa saja dan dimana saja.

Pemain film Jomblo ini mengaku banyak sekali dibantu oleh teknologi dalam belajar. Saat masih menjadi mahasiswa ditahun 2000 silam, dia berselancar di dunia maya untuk belajar. " Saya habis waktu dirumah, belajar sendiri, ketemu temen di IRC (ruang chat "jadul", banyak belajar langsung dari orang-orang disana dan dapat pengetahuan jauh lebih cepat dan sesuai, daripada pendidikan kampus. " cerita Tian pada acara Social Good Summit 2016.

Tian tahu betapa luasnya akses internet bisa menyentuh lebih banyak orang diberbagai belahan dunia. Itulah kenapa pria berusia 35 tahun ini memutuskan untuk bergabung dengan Wikimedia, yayasan yang menjalankan Wikipedia di Indonesia.

"Ketika kita punya pengetahuan sekecil apapun, bisa dibagi atau tolong bagi ke orang lain." kata dia.

Tian sempat berkeliling ke kampus-kampus untuk meminta para mahasiswa berkontribusi membagikan pengetahuan mereka via wikipedia. "Ketemu mahasiswa, kita ajak mereka untuk membebaskan pengetahuannya, kamu tahu topik apa, misalnya sejarah, tolong tuliskan dalam artikel dengan format penulisan benar secara ilmiah, objektif dan seimbang." tambahnya.

Banyak yang mau belajar, tetapi sedikit yang mau atau sudah berbagi. Dalam 14 tahun kedepan, saat putranya Arjuna, masuk SMP, dia berharap akses kepada pendidikan dan pengetahuan di Indonesia sudah sangat baik.

"Bahwa pendidikan dan pengetahuan bisa dibebaskan, dalam artian setiap orang bisa mendapatkan dan menyumbangkan pengetahuan mereka. Kita tidak hanya berharap pada guru atau profesional, tetapi kita bisa  belajar orang ke orang." terang Tian.

Kini sebagai seorang pengusaha dan investor, dia tengah menjajaki peluang kerjasama dengan beberapa perusahaan start up yang bergerak dalam bidang pendidikan.

Belajar dari pengalaman hidupnya, pendidikan dan pengetahuan harus bisa diakses meski diluar sekolah, sesuai dengan minat dan bakat dan ditekuni dengan sungguh-sungguh.

christiansugiono titikamal pendidikan ayah wikipedia socialgoodsummit