Bukti Toleransi, Buka Sinagoga untuk Sembayang Umat Muslim

Kerukanan antar umat beragama di negara bagian Victoria, Kanada, menyejukkan hati. Pemuka agama yahudi membuka rumah ibadah sinagoga, untuk umat muslim yang masjidnya dibakar.

Diberitakan sebelumnya, Masjid Victoria Islamic Center dibakar sampai rata dengan tanah. Peristiwa itu lantas tidak membuat keadaan disana kacau. Kerukunan umat beragama sangat baik. Imam Masjid Shahid Hashmi mengatakan, dirinya tidak terkejut dengan dukungan dari umat Yahudi ini. "Kami selalu memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat di sini," katanya dikutip dari CNN, Kamis, 2 Februari 2017.

Hashmi yang berprofesi sebagai dokter bedah ini menjelaskan kunci sinagog ini diberikan oleh Gary Branfman, rekannya sesama dokter bedah yang beragama Yahudi. Branfman yang merupakan salah satu anggota jemaat B'nai Israel ini datang ke rumahnya dan memberikannya kunci itu.

Branfman memberikan kunci itu secara spontanitas. Ia diketahui belum meminta izin pada pengurus B'nai Israel.

Presiden B'nai Israel.Robert Loeb mengatakan, sikap itu merupakan hal yang wajar di Victoria. "Ketika kamu tinggal di kota dengan 80 ribu penduduk, kamu akan kenal banyak orang. Saat tetangga membutuhkan bantuan, mereka bukanlah orang asing," kata dia.

Tawaran serupa juga datang dari umat Nasrani setempat. Hashmi mengatakan ada tiga gereja yang menawarkan ruangan mereka untuk umat muslim beribadah.

Puing puing masjid di Victoria, Kanada.

Puing puing masjid di Victoria, Kanada.

Sementara itu, di Texas, Amerika Serikat, warga urunan untuk membangun kembali masjid yang terbakar. Lebih dari 2.600 warga Amerika Serikat mendonasikan uangnya hanya sembilan jam setelah sebuah masjid di Texas terbakar.

Seperti dilansir Anadolu, hari minggu kemarin, sebuah kampanye di laman Gofundme.com untuk membiayai pembangunan kembali Islamic Center di Kota Victoria, Texas, dibanjiri para donator hanya sembilan jam setelah insiden terjadi. Target semula 850 ribu dollar, kini sudah mencapai 1 juta dollar lebih.

Cody Cluff, yang mendonasikan US$ 27 untuk kampanye ini menulis, “Banyak warga Amerika bersimpati kepada umat muslim. Anda adalah bagian dari komunitas dan saya prihatin atas kebencian yang ditujukan kepada kalian. Semoga Anda diberkahi keberanian, kekuatan, dan kedamaian.”

Semoga menjadi contoh bagi umat beragama dimana saja ya.

toleransi umat bergama kanda masjid terbakar