Bagaimana dengan Olahraga di Malam Hari ?

Duhai Runners, yang gemar night run malam-malam melintasi jalanan padat di ibukota... Apa kabar mu?

Banyak opini simpang siur tentang, boleh tidak sih berolahraga pada malam hari ? Nah, sebenarnya yang dihindari adalah perubahan suhu yang drastis saat berolahraga. Misalnya, ukur suhu tubuh kita dan suhu ruangan atau tempat kita berada. Masalah ini umum terjadi di daerah 4 musim.

Saat musim dingin, suhu tubuh dan ruangan berbeda jauh. Maka olahraga pada malam hari, khususnya di luar rumah, tidak dianjurkan. Sementara untuk kondisi negara tropis seperti Indonesia, perbedaan suhu tidak terlalu mencolok. Jadi aman-aman saja. Hanya saja....

www.okezone.com

Berolahraga malam hari harus memperhatikan kondisi eksternal misalnya polusi. Jadi para runners yang melintasi jalanan padat kendaraan, hati-hati dan sayangi paru-paru ya. Termasuk juga pesepeda yang melintas di kondisi polusi tinggi.

Michael Koehle seorang profesor dari  School of Kinesiology di University of British Columbia, mengatakan, atlet (pelari) dapat memiliki gejala seperti sesak dada dan sesak napas, yang dapat mengurangi kemampuan untuk mendapatkan udara masuk dan keluar secara efisien.

Nah, daripada resiko tinggi, mending diakali biar aman dan nyaman untuk semua. Dua hal saja... 1. Pilih waktu latihan yang terbaik dan 2. Pilih rute yang benar. Itu saja.

Safety first

Safety first

Kalau mau lari seru-seruan sama temen, pakai masker, biar deh dibilang kayak baru turun dari gojek.. yang penting aman. Atau modal dikit, beli masker khusus.

Pagi hari sebelum jam sibuk adalah waktu terbaik untuk lari. Kalau sudah kelewatan, baru bisa lari malam, treadmill juga oke kok..