"Anak Saya Tidak Bisa Lepas dari Gadget"

Orang tua panik saat Anak mereka lebih sering menatap ke layar gadget ketimbang bersosialisasi ? Satu pertanyaan, siapa yang menyediakan perangkat tersebut ?

Seorang anak dibentuk oleh orang tuanya. Untuk orang tua muda, jika "muak" mendengar cerita anak yang kecanduan gadget dari sesama orang tua muda, satu cara.. jangan berikan anak Anda gadget. Pembatasan waktu, prioritas, bisa saja berantakan ketika mood berubah, orang tua tidak di rumah, atau bahkan orang tua sendiri yang tidak disiplin.

Alangkah lucunya, orang tua mewanti-wanti anak untuk tidak menggunakan gadget sembarang waktu dan tempat, sementara mereka sendiri tidak menjadi contoh. Misalnya, saat makan malam saja si ayah masih sibuk cek email kantor, ibu masih Repath meme lucu. Terus si anak ngapain dong? Ya, sudah pasti ambil gadget dan sibuk sendiri.

Namun dewasa ini, semua itu hampir tidak bisa dibantahkan atau dihindari. Kebutuhan, gaya hidup, pergaulan dan berbagai macam alasan, semakin dini anak terpapar teknologi. Banyak sekolah yang "melek teknologi', perangkat rumah tangga yang bisa diakses dari "ruang teknologi", sehingga sulit sekali untuk menghindar. Ilmuwan mungkin tidak perlu lagi merancang robot dalam bentuk sebenarnya. Ciptakan saja perangkat teknologi yang membuat penggunanya seperti robot.

Jika anak sudah terlanjur "kenal" atau bahkan kecanduan gadget, dan orang tua mendapat alarm tanda bahaya, cari pertolongan atau tolong diri Anda sendiri.

Keseimbangan antara emoji dan emosi, bertemu langsung dan Like di sosial media.

Reality bites..

Reality bites..

Oh my...

Oh my...

smartphone anak orangtua kecanduan gadget pokemon games