Adele, Jatuh Bangun Demi Anak

Banyak cerita soal depresi paska melahirkan, ternyata hal ini juga dialami oleh penyanyi terkenal, Adele.

Ibu satu putra bernama Angelo ini mengalami masa-masa pahit tersebut, dan beruntung selamat. 

"Sepengetahuan saya, depresi pasca-kelahiran itu adalah Anda tidak ingin bersama anak, Anda khawatir bakal menyakiti dia, khawatir tidak bisa menjadi ibu yang baik," kata Adele, seperti dilansir People.com

Pelantun "All I Ask" juga didera perasaan tersebut, namun tidak sampai harus mengikuti terapi atau minum obat penenang. 

Dia hanya perlu ngobrol dengan beberapa wanita lain yang mengalami hal tersebut. "Saya bisa berbincang dengan mereka tanpa saling menghakimi. Pernah suatu ketika saya bilang, 'Saya benci ini'. Dia langsung menangis dan bilang, 'Saya juga.' Setelah itu, sudah, beban terangkat," cerita wanita berusia 26 tahun tersebut. 

Kehadiran Angelo juga yang banyak merubah gaya hidup dan pandangan Adele. Dia berhenti merokok dan minum minuman keras. Merubah gaya hidupnya jauh lebih sehat. Mengutamakan anak diatas segalanya. 

"Tidak masalah karena saya sangat mencintainya. Saya tidak peduli bila saya tidak bisa melakukan apa pun untuk diri saya sendiri," tegasnya. 

Adele makin tahu diri dan tahu skala prioritas. Bermusik, manggung, masih jalan..selama sesuai dengan jadwal bersama sang anak. Kini Adele dan pasangannya, Simon Konecki hidup tenang dan damai di Amerika. 

"Sejak mempunyai anak, saya tidak mau hidup sembarangan lagi. Saya lebih sering khawatir karena saya tidak mau mati. Saya ingin selalu mendampingi dia. Saya kini sangat hati-hati," tutupnya. 

Kesayangan mama Adele.

Kesayangan mama Adele.

adele angelo prenataldepression stresspaskamelahirkan bayi ibu ibumuda