Wanita Lebih Baik Dalam Menata Keuangan, Ini Alasannya !

Sebuah lembaga keuangan asal Australia,Spectrem Group, melakukan riset untuk mengetahui apakah perbedaan gender mempengaruhi seseorang dalam mengelola keuangannya.

Sebuah lembaga keuangan asal Australia,Spectrem Group, melakukan riset untuk mengetahui apakah perbedaan gender mempengaruhi seseorang dalam mengelola keuangannya. Ternyata hasil penelahaan itu menyebutkan bahwa wanita lebih baik dalam hal menata keuangan ketimbang pria. Beberapa alasan yang mendasari adalah, wanita memiliki perasaan waspada yang berlebih dibanding pria, membuatnya lebih hati-hati dalam mengambil keputusan berinvestasi.

Sedangkan kaum pria memiliki kepercayaan diri yang lebih besar dalam perdagangan. Hal ini tergambar dari rumusan penetian tentang "Strategi dan Perilaku Investor Perorangan”. Hasilnya, pria percaya bahwa pengembalian lebih dapat diprediksi daripada wanita. 

Terlalu percaya diri adalah sifat yang terlalu manusiawi, dan ketika menyangkut investasi, ini adalah kesalahan perilaku yang mahal karena mereka yang melakukan perdagangan paling banyak, justru berpeluang mengalami kerugian. 

Fakta lain menyebutkan, wanita lebih memilih berhemat sebagai strategi menghimpun kekayaan, daripada tergiur tawaran investasi meski diimingi pendapatan besar. Penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan perempuan yang lebih konservatif terhadap keuangan pada umumnya juga merupakan strategi yang tepat. 

Misalnya, makalah "Seberapa Penting Alokasi Aset terhadap Keamanan Keuangan dalam Pensiun?" Memeriksa metrik mana yang paling penting untuk mencapai tujuan seseorang. Berbanding terbalik dengan kaum pria.  Pria lebih cenderung mengambil risiko investasi—bahkan bisa menjadi sebagai investor "paling agresif"—dalam membangun kekayaan.

Pria juga lebih ‘lunak’ dalam mengambil resiko berinvestasim seiring dengan kepercayaan yang besar terhadap investasi tersebut. Karena mereka lebih mengatakan ‘sangat berpengatahuan’ seputar informasi investasi tersebut. Hal yang berbeda diyakini kaum wanita, yang memilih intuisi dan pertimbangan tidak mengambil resiko besar untuk keputusan berinvestasi. 

Saran dari hasil penelitian ini adalah, supaya lebih aman, kaum pria sebaiknya mendengarkan saran pasangan atau istrinya, apabila memutuskan untuk berinvestasi, memalui metode manapun. Apalagi jika hal tersebut menyangkut dana masa depan (pensiun). Penghematan dan kehati-hatian, menjadi hal penting sebelum memutuskan tindakan keuangan. Dan wanita, kata riset tersebut, memiliki dua kemampuan ini. (Editor: Maria L. Martens) 

keuangan investasi wanita