Sepuluh Hewan Paling Setia Di Dunia

10 hewan paling setia di dunia dimana dikatakan bahwa mereka hanya kawin 1 kali untuk seumur hidup, bahkan sering sekali dijadikan lambang kesetiaan.

3. Rayap

3. Rayap

Melihat hewan-hewan lainnya di daftar ini mungkin tidak membuat Anda terkejut tapi percayakah Anda bahwa serangga seperti rayap juga termasuk di antara mereka? Bahkan pada kenyatannya mungkin saja yang paling setia. Dari sebuah koloni rayap yang begitu banyak dan sangat besar ada kisah cinta tragis mereka sendiri. Seekor ratu serangga hanya akan kawin sekali dengan rayap jantan, menyimpan gamet seumur hidup sebagai ratu, sedangkan si rayap jantan tidak lama kemudian akan mati, tidak pernah kawin lagi.

Namun di koloni rayap tertentu ditemukan bahwa dalam jangka hidup yang lebih panjang, ada struktur kesetiaan seperti hanya akan ada seekor "ratu" dan seekor "raja", yang bersama-sama akan melahirkan keseluruhan koloni.

4. Serigala

4. Serigala

Dalam dongeng modern, serigala sering sekali digambarkan sebagai hewan yang licik dan digambarkan sebagai hewan yang jahat. Kenyatannya mereka memiliki kehidupan berkeluarga yang mungkin lebih setiap daripada hubungan relasi manusia. Pada umumnya, sekumpulan serigala akan berisikan seekor serigala jantan, seekor serigala betina, anak-anak mereka, dan diulang lagi. Hal ini sangatlah serupa dengan keluarga nuklir (keluarga inti: ayah, ibu, anak) pada manusia.

5. Elang Laut

5. Elang Laut

Elang Laut yang lebih dikenal dunia sebagai albatross adalah burung yang sering sekali dijumpai di lautan. Sebagai hewan yang selalu terbang mengitari laut maka tentu perjalanan mereka bukanlah perjalanan yang pendek, tapi walaupun begitu burung-burung ini akan terus ekmbali ke tempat yang sama untuk menunjukkan bahwa mereka termasuk salah satu hewan paling setia di dunia. Pada saat musim kawin, mereka akan kembali ke tempat berkumpul mreka untuk berpasangan kembali dan hal ini dikatakan akan terus terjadi hingga akhir hidup mereka.

Ada sebuah cerita oleh seorang fotografer Australia yang menuliskan kisah mengenai seekor elang laut kesepian. Fotografer ini memberikan catatan bahwa sepanjang waktu ia memantau elang laut tersebut yang ia dapatkan adalah perasaan kesepian. Ternyata pasangan burung itu telah mati, mungkin karena predator atau kelelahan, apapun alasannya pasangannya ini akan terus kembali ke tempat yang sama menunggu kekasihnya yang tidak kunjung muncul.

Hewan Setia