Kolak Legendaris di Jalan Sabang

Bicara kuliner Ramadan yang paling populer di Indonesia, siapa pun akan langsung membayangkan kolak pisang. Nah, bagi Anda penggemar sajian buka puasa satu ini, yuk baca referensi ini :

-- Lapak Hj Mumun di Jalan Sabang.

BICARA kuliner Ramadan yang paling populer di Indonesia, siapa pun akan langsung membayangkan kolak pisang. Nah, bagi Anda penggemar sajian buka puasa satu ini, di Jalan Haji Agus Salim di sebelah timur Djakarta Theatre, Menteng, Jakarta Pusat, atau yang dikenal banyak orang sebagai  Jalan Sabang. Disana ada penjual kolak legendaris yang selalu diserbu pembeli di bulan suci Ramadan.

Lapak bernama Kolak Hj Mumun yang berlokasi di pinggir Jalan Sabang dikerubuti pembeli yang ingin menikmati semangkuk kolak lezat untuk berbuka puasa. Padahal saat itu jam masih menunjukkan pukul 14.15 WIB.

Menurut Iwan, salah satu karyawan Kolak Hj Mumun mengatakan, sejak sekitar pukul 14.00 WIB, lapak dagangannya sudah diserbu pembeli yang mayoritas merupakan karyawan di perkantoran sekitar Jalan Thamrin. "Rata-rata kan di sini karyawan jam 2 sudah pulang, makanya siang begini udah ramai," ujar Iwan sambil melayani pembeli.

Kolak Hj Mumun sendiri bisa dibilang merupakan salah satu kuliner Ramadan legendaris, pasalnya lapaknya di sini sudah terkenal sejak tahun 1990-an dan kini menjadi bisnis keluarga yang dikelola oleh anak-anaknya. "Usaha Kolak Ibu Mumun ini sekarang udah dikelola sama anak-anaknya, sekarang jadi usaha milik keluarga," kata Iwan.

Tak hanya kolak pisang, berbagai jenis kolak lain pun dijual di sini, mulai dari kolak ubi, biji salak, kolang-kaling dan pacar cina. Setiap porsi dibanderol sebesar Rp10 ribu per bungkus.

Yuke, salah satu pelanggan Kolak Hj Mumun mengatakan, setiap pulang kerja dirinya membeli kolak di sini untuk dibawa pulang. "Kolaknya enak, kalau kita kan yang dicari enak dan murahnya,” ujar Yuke.

Selain kolak, selama bulan Ramadan di trotoar sepanjang Jalan Sabang juga dipenuhi penjual takjil atau makanan untuk berbuka puasa lainnya, seperti aneka gorengan dan berbagai macam minuman. Selama bulan Ramadan, jalan tersebut biasanya ramai dengan penjual dan pembeli takjil sampai sekitar pukul 20.00 WIB.

Tertarik mau coba? Yuk mampir ke Jalan Sabang untuk ngabuburit menunggu waktu Maghrib. Oh iya, pengunjung juga bisa melaksanakan shalat Magrib tak jauh dari lokasi tersebut. Pengunjung bisa shalat di Masjid al Hikmah Sarinah yang berlokasi di sebelah utara gedung Djakarta Theatre.

Sampai ketemu disana ya ..

Sumber :
Viva.Co.Id, "Kolak Legendaris di Jalan Sabang Diserbu Pembeli Sejak Siang"
Republika, "Jalan Sabang dan Takjil Ramadhan"

kuliner ramadhan Jalan Sabang