Si Kecil Sering Pipis di Malam Hari? Simak 10 Penyebabnya!

Malam hari adalah waktu terbaik untuk beristirahat setelah beraktivitas seharian, terlebih bagi anak-anak yang aktif. Namun, sebagian orangtua mengeluhkan anaknya yang seringkali pipis di malam hari.

Selain mengganggu waktu istirahatnya tentu orangtua mengkhawatirkan adanya gejala lain dari seringnya anak buang air kecil, terutama di malam hari.

Umumnya, anak-anak buang air kecil sebanyak 500-600 ml atau sekitar 4-6 kali sehari. Namun, tidak perlu khawatir jika si kecil pipis lebih sering, selama ia tidak merasa nyeri di bagian kemaluannya. Nah, agar mommie, lebih memahami penyebab seringnya anak buang air kecil di malam hari, simak info berikut ini yuk!

1. Terlalu banyak minum

Terlalu banyak minum adalah faktor yang paling sederhana. Wajar saja kalau si kecil cepat haus, karena hal itu bisa saja disebabkan oleh cuaca yang panas, atau lelah usai melakukan aktivitas. Memperbanyak asupan air baik manfaatnya karena dapat mencegah si Kecil terkena dehidrasi, tapi keinginannya untuk buang air kecil juga meningkat.

Jika sebelum tidur malam, anak banyak mengkonsumsi air minum otomatis kantong kemihnya menjadi penuh dan menyebabkan sering buang air kecil di malam hari. So, hentikan kegiatan minum satu jam sebelum waktu tidurnya.

2. Faktor psikologis

Faktor psikologis ternyata juga  menjadi penyebab seringnya seseorang buang air kecil, termasuk orang dewasa dan anak-anak. Perasaan gelisah, tidak tenang atau tidak nyaman membuat anak sering merasa ingin buang air kecil. Pada anak-anak, mungkin sebelum tidur ada hal yang membuatnya gelisah. Mungkin belum puas bermain, ingin terus main game online atau apapun yang membuatnya tidak tenang.

Jadi sangat penting menciptakan rasa nyaman saat ia ingin pergi tidur. Misalnya dengan mendongengkan cerita dan meyakinkannya bahwa ia akan aman-aman saja selama tidurnya.

3. Sering menahan buang air kecil

Jika sedang asyik bermain, biasanya si kecil tidak mau diganggu sampai-sampai menahan buang air kecil. Padahal, urin yang tertahan pada kandung kemih mengandung banyak bakteri. Jika terlalu lama disimpan, dapat menimbulkan rasa nyeri pada perut, serta menyebabkan anyang-anyangan.Sehingga saat tidur dia justru lebih sering ingin pipis. So, ajarkan si kecil untuk tidak menahan buang air kecil ya moms.

4. Infeksi saluran kemih

Beda usia, biasanya berbeda pula gejalanya. Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada si kecil bisa disebabkan oleh bakteri Escherichia coliProteus spesies, dan Aerobacter aerogenes. Selain itu, kelainan bawaan juga bisa menjadi faktor pemicunya. Biasanya infeksi ini disertai dengan gejala demam. Maka itu, jika Anda menemukan gejala terlalu sering buang air kecil di malam hari yang disertai demam dan nyeri pada kemaluan si kecil, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter untuk dilakukan tindakan medis.

5. Udara yang terlalu dingin

Tak dapat dipungkiri, udara yang terlalu dingin menyebabkan beser atau sering buang air kecil, termasuk pada anak-anak. Maka periksalah pengaturan suhu AC (air conditioner) di kamar anak. Jika cuaca sedang dingin atau hujan, mungkin tak perlu menyalakan AC.

6. Minum minuman bersoda

Sebagian anak kecil suka minum minuman bersoda yang banyak dijual di pasaran. Jika anak mengkonsumsi minuman bersoda di siang harinya atau sebelum tidur, bisa jadi ia akan merasakan ingin buang air kecil lebih sering.

Kandungan di dalam minuman bersoda memiliki efek berupa iritasi pada bagian kandung kemih tubuh, yang menyebabkan tubuh lebih sering buang air kecil. Maka, kurangi atau hindari minuman bersoda pada si kecil ya moms!

7. Kelelahan

Banyak bergerak dan kelelahan pada anak menyebabkan kandung kemih anak bekerja lebih aktif. Sehingga otot-otot kandung kemih mulai berkontraksi tanpa sadar bahkan ketika volume urin dalam kandung kemih rendah. Kontraksi  ini menciptakan kebutuhan mendesak untuk buang air kecil. So, sangat disarankan malam menjelang tidur, si kecil jangan terlalu banyak beraktivitas.

8.  Mengkonsumsi cokelat

Beberapa senyawa yang terkandung di dalam makanan cokelat memberikan efek  iritasi pada kandung kemih.

Disamping itu kandungan di dalam cokelat dapat mempengaruhi penyerapan air di ginjal, yang mengakibatkan si kecil rentan mengalami buang air kecil yang lebih sering. So, hindari mengonsumsi cokelat menjelang waktu tidur.

9. Mengkonsumsi makanan dan minuman manis

Tanpa disadari ternyata makanan manis seperti permen, kue-kue yang manis dan minuman manis seperti es krim, jus buah juga bisa menyebabkan sering buang air kecil. Hal ini karena semua yang bersifat manis mengandung sorbitol atau glusitol.

Nah, glusitol tersebut mertupakan gula alkohol yang sebenarnya dimetabolisme lebih lambat oleh tubuh. Selain itu, glutisol dan sorbitol bersifat diuretic didalam sistem tubuh sehingga hal ini akan menyebabkan si kecil sering buang air kecil. Maka batasi mengkonsumsi yang manis-manis ya moms, terutama menjelang anak tidur.

10. Makanan yang mengandung penguat rasa

Anak-anak biasanya suka sekali makan camilan yang sangat gurih seperti chiki, ayam goreng (fast food), gorengan,  dan aneka jajanan di luar rumah. Hati-hati ya moms, makanan yang sangat gurih banyak mengandung MSG (Monosodium Glutamat). Msg memiliki  zat adiktif  dan dapat menimbulkan nyeri pada kandung kemih, pembengkakan kelenjar prostat, pembengkakan pada vagina, sering buang air kecil dan nokturia.

Untuk membatasi asupan kadar MSG (agar tidak berlebihan) pada anak, sangat disarankan untuk memasak makanan sendiri di rumah. Lebih higienis dan sehat loh moms!

Mengatasi buang air kecil yang keseringan di malam hari

So bagaimana  mengatasi masalah buang air kecil di malam hari pada anak-anak? Simpel aja moms,  yaitu dengan mengurangi asupan cairan di malam hari. Artinya jumlah cairan yang dikonsumsi di malam hari lebih sedikit jika dibandingkan dengan siang hari.

Kemudian kurangi atau batasi segala makanan dan minuman yang dapat memicu buang air kecil. Dan biasakan anak untuk buang air kecil sebelum tidur.  Yang juga sangat penting adalah jaga pola hidup sehat yang baik untuk tubuh si kecil.

Jika kebiasaan buang air kecil dirasa mengkhawatirkan, jangan ragu untuk memeriksakan si kecil ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena seringnya buang air kecil dikhawatirkan merupakan gejala infeksi saluran kemih atau masalah kesehatan lainnya. [Tri]

astaga 10 penyebab pipis si kecil mom & kids orangtua anak