Si Kecil Malas Makan Nasi? Berikut 10 Jenis Makanan Pengganti Nasi yang Aman Bagi Anak!

Bagi sebagian besar orang Indonesia, makan nasi seolah menjadi kewajiban. Jika belum makan nasi, serasa belum makan apa-apa, sekalipun sudah mengkonsumsi roti atau mie. Tapi bagaimana jika anak-anak tidak suka makan nasi?

Jika anak tak suka makan nasi, tiidak usah cemas berlebihan ya moms! Karena tidak ada dampak yang terlalu berarti. Asalkan anak tetap makan makanan pengganti dari sumber karbohidrat yang lain.

Selama sumber karbohidratnya terpenuhi, maka tidak ada masalah. Yang jelas kebutuhan gizi itu harus seimbang, beragam, dan bervariasi. Artinya seluruh kandungan gizinya harus tercukupi.

Berikut ini adalah makanan pengganti bagi anak-anak yang tidak mau makan nasi.

1. Jagung

Jagung mempunyai rasa manis karena memiliki fruktosa, yaitu sejenis gula yang alami terdapat dalam buah. Jagung aman dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Fruktosa biasanya terbuang bersama urin sehingga tidak terserap dan tercerna oleh tubuh.

Selain itu pigmen warna jagung ternyata memiliki khasiat sebagai pelindung paru-paru serta untuk kesehatan mata. Jagung dikenal kaya akan kalori, juga kaya akan antioksidan, mineral, serat dan sumber vitamin B. Momies bisa mengolah jagung menjadi sup atau bolu untuk si kecil.

2. Kentang

Kentang sering dikonsumsi untuk dijadikan bahan makanan. Bahkan, kentang bisa menjadi pengganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Tapi Jika dibandingkan dengan nasi, makanan yang satu ini mempunyai serat yang lebih kecil serta memiliki banyak variasi nutrisi. Selain itu, kentang juga memiliki vitamin c yang cukup baik. Cara mengkonsumsi kentang yang paling pas menurut kesehatan adalah dengan memasukkannya dalam campuran sup. Kentang juga bisa di olah menjadi aneka makanan seperti bolu dan aneka kue seperti donat.

3. Sukun

Mungkin masih belum banyak orang yang tau tanaman ini. Sukun merupakan tanaman yang termasuk dalam jenis buah-buahan dan bisa digunakan sebagai makanan pengganti nasi karena memiliki karbohidrat yang cukup tinggi.  Dibanding dengan kentang atau ubi jalar, sukun memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang lebih tinggi. Selain itu, sukun juga mengandung senyawa flavonoid yang sangat baik untuk kesehatan ginjal dan jantung.

4. Pasta

Kadar GI (Glikemik Indeks) pasta hampir sama dengan buah pir, yakni hanya 4,1. Sehingga aman bagi anak-anak dan orang dewasa. Pasta memiliki lemak yang rendah, mengandung tinggi asam folat, bahkan kandungan glukosanya lebih rendah dari roti. Ketika akan mengkonsumsinya sebagai makanan pengganti nasi, pilihlah saus yang sehat agar aman mengkonsumsinya.

5. Ubi jalar

Karena memiliki kadar GI yang rendah yakni hanya sekitar 54, membuat karbohidrat yang terkandung dalam ubi jalar lebih lamban dalam meningkatkan gula darah. Kandungan ubi jalar dalam vitamin A dan vitamin C cukup tinggi, bahkan vitamin C nya dapat memenuhi 61% kebutuhan harian tubuh. Selain itu, ubi jalar dapat mencegah sembelit serta memiliki serat yang tinggi sehingga mudah dicerna  dan sangat baik cocok untuk kesehatan tubuh.

6. Singkong

Karbohidrat yang terdapat di dalam singkong sangat kompleks dengan nilai GI yang cukup rendah yakni di bawah 54. Dan ternyata, singkong pun menjadi salah satu makanan favorit di sejumlah daerah seperti Sukabumi, Yogya, Malang dan daerah-daerah di Pulau Jawa.

7. Talas

Makanan ini bisa menjadi pengganti nasi karena memiliki GI yang rendah sekitar 54 serta kaya akan nutrisi. Talas mempunyai karbohidrat yang sangat besar yakni 77,9%. Protein dalam talas juga sangat tinggi jika dibanding dengan ubi jalar dan singkong. Kandungan serat dalam talas juga tinggi yakni sekitar 5,1 gram dan bisa memenuhi 20,1% kebutuhan serat sehari-hari. Dan ternyata, mengkonsumsi talas juga bermanfaat dalam mencegah resiko berbagai macam penyakit, seperti gangguan jantung serta tekanan darah tinggi.

8. Beras merah atau hitam

Berbeda dengan nasi putih, beras berwarna ini tidak dikuliti sehingga  semua vitamin yang ada di dalamnya bisa langsung disantap. Beras berwarna ini bisa disebut sebagai sumber serat, kalsium, hingga antioksidan karena seratnya yang tinggi, proses pencernaan menjadi lambat dan membuat sistem pencernaan lebih kuat.

9. Beras sagu

Sagu merupakan makanan yang biasa disantap masyarakat Indonesia bagian Timur. Kudapan ini pun telah diubah bentuknya menjadi beras sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi. Beras sagu juga memiliki kadar gula yang rendah dan telah terbukti melalui uji laboratorium.

10. Roti dan mie

Makanan ini mengandung sejumlah karbohidrat yang bisa menggantikan makanan pokok seperti nasi. Pengolahannya pun cukup beragam. Untuk roti bisa disantap langsung dengan ditambah aneka toping seperti susu, keju atau coklat. Bisa juga dibakar setelah ditambahkan toping. Sedangkan mie, bisa disajikan dengan cara direbus atau digoreng dengan ditambah aneka sayuran seperti sawi, kol atau daun bawang. Untuk melengkapi kandungan gizinya bisa ditambahkan telur atau suwiran ayam.

Nah moms, banyak kan makanan pengganti nasi? So, jangan khawatir ya kalau si kecil menolak makan nasi. Anda bisa mendapatkan sumber karbohidrat selain dari nasi. Andapun bisa mengolahnya menjadi makanan yang lezat. Untuk masalah ini tak perlu risau, karena begitu banyak resep olahan bahan makanan yang mengandung karbo, yang bisa momies contek di internet. Memang sedikit repot, tapi demi si buah hati why not?  Jangan lupa lengkapi gizinya dengan buah dan sayuran ya moms. Sehingga dia bisa beraktivitas dengan ceria. [Tri]

Area lampiran

astaga karbohidrat anak ibu edukasi 10 tips 10 makanan asuh mom & kids