Bagaimana Memotivasi Semangat Belajar Anak ? Simak 10 Tipsnya!

Memiliki anak yang bersemangat belajar memang sangat menyenangkan. Tanpa perlu disuruh, anak akan belajar dengan senang hati. Namun sebagian anak begitu malas belajar. Akibatnya nilai pelajaran di sekolah pun sangat mengecewakan.

freepik

Nah moms, jangan biarkan jika anak malas belajar ya! Motivasi mereka agar terus bersemangat belajar. Bagaimana caranya?

Dalam memotivasi anak untuk belajar, jangan batasi mereka sampai di pagar sekolah saja. Meskipun sekolah adalah hal sangat penting, tetapi keterampilan, pertumbuhan, intelektual dan sosial anak harus diperhatikan. 

Berikut adalah 10 cara memotivasi anak untuk belajar agar lebih cerdas dan kreatif.

1. Biasakan membaca dari kecil

Kebiasaan membaca buku dari kecil, biasanya akan terbawa sampai dewasa. Tapi sayangnya di
era digital seperti ini, anak-anak lebih suka dengan gadgetnya.
Untuk sebagian anak yang sensitif karena lampu dari layar digital, dapat melelahkan mata, secara otomatis proses membaca pun terhenti.

So moms, tunjukkan pada anak-anak, betapa pentingnya membaca bacaan cetak seperti buku cerita, koran, majalah dan buku pelajaran. Jadikan aktivitas membaca sebagai kegiatan sehari-hari. Dengan rajin membaca, anak akan bersemangat belajar dan otomatis juga suka membaca buku pelajaran.

2. Beri semangat dan dukungan

Saat anak ga mau belajar dengan alasan malas, capek atau ngantuk, jangan emosi ya moms. Biar dia semangat, boleh ko menjanjikan dia sesuatu yang dia suka. Misalnya dengan membelikan es krim. Jangan lupa, jelaskan betapa pentingnya belajar agar dia paham apa yang dipelajari di sekolah. Peluk dia dan ucapkan kata-kata yang memotivasi. Misalnya "Anak mama sudah pintar apalagi kalau mau belajar, pasti makin pintar dan keren".

3. Buatlah setiap hari sebagai kesempatan untuk belajar

Jadikan setiap kesempatan  sebagai ajang untuk belajar. Misalnya saat Anda sedang memasak nasi, beri tahu mereka bagaimana proses pembuatan nasi, sejak memanen padi hingga menjadi beras. Lalu beri kesempatan pada anak untuk menanyakan hal yang belum diketahuinya. Dengan begitu, anak akan termotivasi untuk mempelajari segala sesuatu. Hal ini merangsang kepekaan dan kreativitasnya.

4. Tunjukkan hal baru dan ajak olah raga

Tunjukkan hal-hal baru yang sebelumnya tidak dia ketahui. Misalnya tentang cara berkebun, beternak, atau memasak menu baru. Semua hal baru itu akan menambah wawasan dan kecerdasannya dalam berpikir.

Selain itu, ajaklah dia berolahraga bersama. Sebuah penelitian  menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan memori dan kemampuan berpikirnya. Ajak dia berenang seminggu sekali, bersepeda, bermain bola, atau olahraga apapun yang dia sukai.

5. Bertanya dengan tepat

Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda peduli. Tanyakan, apa yang sedang dia pelajari di sekolah.  Bukan hanya tentang nilai tetapi juga tentang teman-teman, guru dan lingkungan belajarnya. Biarkan mereka menjelaskan dengan kata-katanya sendiri. Hal ini akan membantu dia untuk mengingat apa yang ia pelajari dan apa yang terjadi di sekolahnya.

6. Persiapan dan organisir

Biasakan anak untuk mengatur buku-buku sekolah dan menyelesaikan tugas sehingga dia dapat mengendalikan pekerjaannya secara efektif. Dampingi dia setiap ada kesulitan pelajaran, dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Periksa pekerjaan rumahnya, namun pastikan agar mereka tidak terlalu tertekan dengan aktivitas belajarnya.

7. Tunjukkan rasa antusias

Tunjukkan rasa antusias terhadap minat dan kesukaannya. Misalnya dia suka menggambar atau melukis, berikan dia fasilitas. Belikan pensil warna atau cat air yang bagus. Kalau perlu sertakan dia dalam kompetisi menggambar. Bukan untuk meraih juara melainkan untuk menyalurkan kreativitasnya.

8. Rayakan prestasi, tidak peduli seberapa kecilnya

Berikan anak penghargaan atas semua kebaikan yang dia peroleh, sekecil apapun itu. Misalnya ketika dia mendapat nilai yang baik untuk suatu pelajaran. Pujilah dia dan berikan hadiah kecil misalnya dengan membelikan makanan kesukaannya. Hal ini akan membuatnya bersemangat dan tertantang untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.

9. Fokus pada kelebihan dan bakat

Fokuslah pada kelebihannya, bukan kekurangannya. Misalnya anak selalu mendapat nilai terbaik untuk pelajaran IPA, tetapi tidak untuk pelajaran matematika. Beri dia dukungan agar pelajaran yang dia sukai mendapat nilai terbaik. Sebaliknya untuk kelemahannya di pelajaran matematika, jangan dimarahi,  tetapi bantu dia bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.

10. Belajar sambil bermain

Bagi sebagian anak, belajar sambil bermain akan lebih efektif daripada hanya belajar secara serius. Berikan mereka kesempatan belajar sambil bermain, contohnya belajar dengan balok kayu. Mereka dapat belajar tentang visual, menyusun dan mempelajari bentuk. Dengan demikian mereka dapat mengembangkan ekspresi kreatif.

Nah moms, bagaimana dengan buah hati momies? Ingat ya moms, jangan pernah lelah untuk mendorongnya belajar, mendukung dan menyemangatinya. Perlakukan mereka dengan penuh kasih sayang dan biarkan mereka terus berkembang meraih masa depan terbaiknya. [Tri]

astaga mom kids 10 tips belajar anak pendidikan motivasi