10 Kegiatan Positif dan Menarik Bagi Anak di Luar Sekolah

Jaman sekarang, sudah tak asing lagi jika anak sekolah memiliki seabreg kegiatan di luar jam sekolahnya. Hal ini tentu sah-sah saja, sejauh kegiatan itu positif dan tidak membuat anak tertekan.

Lalu, apa saja sih moms kegiatan yang positif bagi anak, yang dapat dilakukan di luar jam sekolah? 10 aktivitas positif berikut mungkin bisa menjadi pilihan si buah hati:

1. Olahraga

Olahraga sudah pasti menyehatkan tubuh dan pikiran. Dengan berolahraga, anak dapat mengenali dan menghargai kekuatan yang tubuh mereka miliki. Olahraga juga memicu produksi hormon endorfin yang membuat mereka merasa lebih baik dan lebih percaya diri. 

So, ikutkan anak dalam kegiatan olahraga untuk melatih kekuatan fisik dan juga mentalnya. Dalam hal ini olahraga beregu lebih baik daripada olahraga perorangan, karena sekaligus dapat meningkatkan kemampuannya berinteraksi, bersosialisasi, dan bekerjasama dengan orang lain.  Olahraga beregu yang dapat diikuti anak, misalnya futsal, basket, voli dan softball.

2. Belajar menjahit

Anak perempuan, terutama yang tengah beranjak remaja dapat belajar cara menjahit, mulai dari menjahit sederhana (memasang kancing yang lepas dari blus atau menambal bagian yang sobek) atau jika mereka benar-benar berminat, mereka dapat belajar membuat pakaian untuk diri sendiri dengan menggunakan pola yang ada.

Meski kegiatan ini sederhana tapi kegiatan ini sangat bermanfaat loh. Jika berbakat remaja putri bisa sekaligus belajar mendesain pakaian, sesuai keinginannya. Jika ditekuni, siapa tahu kelak ia akan menjadi desainer terkenal. Meski kegiatan ini identik dengan kaum perempuan, bagi remaja putra yang berminat, juga bisa ko belajar mendesain dan menjahit. Toh, banyak sekali desainer pria yang sukses dan terkenal.

3. Ketrampilan desain interior

Jika anak Anda hobi mengecat dinding, menganti posisi perabot atau menghias kamarnya dengan pernak pernik unik, bisa jadi dia memiliki bakat mendesain interior rumah. Tak ada salahnya jika Anda salurkan bakatnya dengan mengikutikannya dalam kursus desain interior. Carilah informasi tempat kursus desain interior di kota Anda yang dapat mengakomodir minat dan bakatnya. Ingat ya moms, jika dilatih sejak dini bukan hal mustahil kelak dewasa ia akan menjadi seorang desain interior yang handal yang dapat memperindah setiap rumah.

4. Bela diri

Kehidupan di kota dan pergaulan bebas semakin meningkatkan kekhawatiran orang tua yang memiliki anak remaja. Remaja putra terancam terseret dalam tawuran antar sekolah sedangkan remaja putri sangat rentan terhadap pelecehan dan pemerkosaan. Anda dapat mendaftarkan anak Anda di kelas-kelas bela diri, baik bergabung dengan klub bela diri atau belajar di pusat karang taruna di lingkungan Anda.

Kegiatan bela diri yang umumnya diajarkan mencakup pencak silat, karate, taekwondo, dan sebagainya. Anak-anak dapat memilih kegiatan beladiri yang mereka sukai. Dengan bekal ilmu beladiri mereka dapat tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri, sportif dan tangguh.

5. Pramuka

Kegiatan pramuka sangat bermanfaat bagi anak-anak usia sekolah. Kegiatan ini dapat melatih kemandirian, kerjasama, kreatifitas, gotong royong, meningkatkan kedisiplinan, mengajarkan tanggung jawab dan menumbuhkan kecintaan pada lingkungan alam.

6. Seni musik

Apabila anak remaja Anda bisa bermain alat musik, mereka dapat bergabung di tempat kursus musik tertentu, tergantung  alat musik apa yang anak sukai. Disana anak akan diajari cara bermain musik dari dasar hingga lanjut. Dengan musik mereka bisa menciptakan nada-nada yang indah bahkan mungkin bisa menciptakan sebuah lagu. 

7. Olah vokal

Apabila anak  Anda suka menyanyi, ajaklah mereka bergabung di tempat pelatihan olah vokal. Disana anak-anak akan diajari teknik bernyanyi, tidak sekadar mengeluarkan suara saja. Sehingga suara anak Anda akan semakin merdu dan indah. Tak ada salahnya mengikuti anak lomba menyanyi untuk mengasah keberanian dan percaya dirinya.  Jika beruntung, bisa saja dia menjadi penyanyi terkenal yang berkualitas. Who knows?

8. Belajar memasak

Jika sejak kecil anak Anda suka membantu memasak di dapur, meracik bumbu, memotong sayuran, mencoba resep, tak salah lagi anak Anda berbakat memasak. Ikuti dia dalam kegiatan keterampilan memasak. Nanti kemampuannya memasak akan terus meningkat. Tentu saja hal ini sangat bermanfaat untuk kehidupannya kelak. Bukan saja bermanfaat untuk dirinya tapi juga untuk orang lain. Karena siapa tahu dia akan menjadi chef handal.

9. Seni lukis

Bagi anak-anak yang hobi menggambar, tak ada salahnya masukan dia ke sanggar lukis. Biarkan kreatifitasnya semakin terasah dan menghasilkan karya lukis yang indah. Suatu saat mungkin dia akan menjadi pelukis terkenal dengan harga lukisan yang fantastis. Ingat sebuah karya seni itu berharga mahal loh. Nilai kreativitasnya itu yang sangat berharga.

10. Seni merias wajah

Jika anak perempuan Anda hobi berdandan dan senang mendandani orang lain, ia berbakat menjadi make up artist. Tapi jangan salah kaprah ya, make up artist itu bukan berarti perias yang mendandani artis saja.   Dari namanya, kita tahu, bahwa profesi yang satu ini berhubungan dengan ‘art’ atau seni. Ya seni merias wajah berarti mempelajari teknik-teknik mengaplikasikan make up ke wajah. Bagaimana wajah yang biasa saja akan terlihat cantik dan menarik. Sedangkan yang cantik akan semakin menarik.

Nah moms, kira-kira kegiatan apa yang putra-putri Anda sukai? Sebagai orangtua tentu Anda harus jeli melihat minat, bakat dan kemampuan anak lalu mengarahkannya dalam kegiatan yang positif. Tapi ingat ya moms, jangan sampai kegiatan itu mengganggu aktivitas sekolahnya. Karena pendidikan formil itu tetap penting sebagai bekal masa depannya.

Dan yang tak kalah penting, anak hepi dengan kegiatannya. Biarkan mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas secara intelegensi di sekolah dan cerdas secara emosi melalui kegiatannya di luar sekolah. [Tri]

astaga 10 kegiatan anak orangtua keluarga kegiatan positif mom & kids