10 Cara Sederhana dan Efektif Dalam Mengajarkan Anak Membaca

Siapa yang tak bangga jika melihat si buah hati pandai membaca sedari kecil. Bagaimana tidak, dengan membaca si kecil bisa mengetahui dan mempelajari banyak hal.

Namun masalahnya, bukan hal mudah mengajarkan anak membaca sejak dini. Karakter anak yang selalu ingin bermain dan moody tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua dalam mengajarkan anak membaca.

Belajar membaca bagi anak usia 3-4 tahun diperlukan kreatifitas tersendiri agar anak tidak merasa bosan dan jenuh ketika kita memperkenalkan huruf dan angka.

So moms, berikut adalah 10 cara sederhana dan efektif dalam mengajarkan anak agar bisa membaca.

1. Hiasi kamar anak dengan poster huruf dan angka

Tempelkan poster huruf dan angka di dinding kamar anak. Pilih yang warnanya mencolok agar anak tertarik melihatnya. Hal ini akan membuatnya terbiasa melihat, mengamati, dan mengenali huruf yang membentuk kata. Begitu juga dengan angka. Dia akan terbiasa mengenali dan mengetahui angka-angka.

2. Ciptakan sudut yang nyaman untuk belajar membaca

Buatlah semacam perpustakaan mini yang nyaman di sudut favorit rumah, untuk membangun kebiasaan membaca anak sejak kecil. Namanya perpustakaan mini tentu tak perlu banyak buku, apalagi yang tebal-tebal. Cukup buku belajar mengenal huruf, angka, atau buku yang berisi gambar-gambar menarik. Bisa juga selipkan buku komik atau buku cerita.

Perpustakaan mini ini hanya memerlukan rak buku kecil, bangku dan meja belajar anak. Hiasi sudut ini dengan beberapa hiasan dan mainan si kecil, misalnya boneka atau mobil-mobilan.  Ingat, suasana yang nyaman akan mempengaruhi mood anak loh.

3. Bacakan anak buku setiap ada kesempatan

Membacakan buku bukan hanya dilakukan saat anak menjelang tidur, tapi kapan saja setiap ada kesempatan. Bacakan buku cerita, dongeng, atau apa saja yang seusai dengan usia anak. Hal ini akan merangsang minatnya untuk cepat bisa membaca. Jadikan kegiatan membaca buku sebagai aktivitas harian yang menyenangkan.

4. Ajukan pertanyaan

Ajukan pertanyaan setiap habis membacakan buku. Tanyakan padanya kisah apa yang baru didengarnya, alur ceritanya. Dan sebagainya. Hal ini selain melatih daya ingatnya juga akan merangsang daya tariknya untuk membaca dan mengetahui sebuah cerita yang dibacanya sendiri.

5. Sediakan buku yang sesuai dengan usia anak

Biasanya anak tertarik dengan buku bergambar. Pilihlah buku dengan gambar berikut keterangannya. Misalnya buku tentang buah-buahan. Di dalamnya ada gambar buah-buahan dan tulisan nama buah di bawahnya. Misalnya gambar buah apel, di bawah tertulis a-p-e-l, dan seterusnya. Kemudian minta anak untuk membaca buku tersebut. Walau mungkin awalnya dia membaca karena melihat gambarnya, lama-lama dia akan terbiasa dan memahami makna dari sebuah kata. Bisa juga sediakan majalah anak-anak atau komik.

6. Rangsang anak untuk membaca tulisan apa saja yang ditemuinya

Dimanapun dan kapanpun tentu kita akan menemukan banyak tulisan. Saat pergi bersama anak, ajak dia membaca tulisan yang ditemui di jalan. Misalnya di spanduk, iklan, poster atau apa saja begitu juga ketika di mal maupun di rumah.

7. Budayakan membaca di rumah

Ingat, orangtua adalah contoh teladan bagi anak. Jika orangtuanya hobi membaca, otomatis anak akan termotivasi untuk suka membaca. Tak peduli anak belum lancar membaca, jadikan membaca menjadi salah satu aktivitas hariannya. Tentu saja dalam hal ini bukan membaca gadget ya moms, tapi membaca buku atau tulisan cetak seperti majalah, koran, atau komik.

8. Tulis pesan singkat untuk anak

Buat pesan singkat semacam surat kecil untuk anak. Kemudian selipkan di kamarnya atau tempelkan di pintu kamarnya. Tulis kalimat singkat penuh makna misalnya "Mama sayang kamu!", "Jangan nakal ya sayang!" Dan banyak lagi. Tulis kalimat tersebut dengan spidol berwarna terang dengan ukuran huruf cukup besar. Percayalah meski belum lancar membaca, dia akan berusaha membacanya minimal dengan mengejanya.

9. Ajak temannya untuk ikut membaca

Saat dia bermain besama teman-temannya di rumah, ajak mereka
untuk membaca bersama. Tak ada salahnya menjadi guru sementara bagi mereka. Misalnya dengan memperlihatkan sebuah kata dan minta mereka untuk membacanya. Berikan rewardbagi yang membaca dengan benar, misalnya dengan memberinya permen atau coklat. Sehingga belajar membaca terasa menyenangkan dan bermanfaat kan?

10. Tetapkan jam membaca

Buat aturan jam membaca setiap harinya. Misalnya malam sebelum tidur. Tak perlu lama-lama, cukup satu jam saja. Tapi saat anak belajar membaca, matikan televisi dan singkirkangadget. Intinya nikmati waktu untuk membaca bersama anak. Agar anak tak jenuh, sesekali ajak dia bercanda dengan bermain tebak-tebakan.

Bagaimana moms? Sudahkah si kecil lancar membaca? Tapi ingat loh moms, jangan paksakan anak untuk bisa membaca dengan cepat. Meski Anda mengajarinya membaca sejak dini, biarkan semuanya berjalan natural dan selalu ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jangan lupa, penuhi hari-harinya dengan kasih sayang. Anak yang tumbuh dalam kasih sayang orangtuanya akan lebih cerdas loh moms. Itu artinya dia tak akan menemui kesulitan dalam belajar membaca. [Tri]

astaga anak 10 cara membaca mengajar keluarga efektif mom & kids orangtua