10 Cara Efektif Menghilangkan Kebiasaan Menghisap Jempol Pada Anak

Kebiasaan menghisap jempol pada anak adalah hal yang lumrah. Hal ini merupakan refleks alami yang memberi efek tenang dan nyaman pada anak. Namun masalahnya, jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa terbawa hingga anak cukup besar.

Nah moms, agar kebiasaan menghisap jempol tak keterusan, cobalah menghentikan kebiasaan itu. Karena masalah akan timbul ketika sang anak bertambah usia dimana gigi permanen mulai keluar, jika terus menghisap jempol dikawatirkan dapat menyebabkan misalignment gigi (pertumbuhan gigi tidak rata) dan berpengaruh buruk pada langit-langit mulut.

Bukan itu saja, ada masalah medis yang diakibatkan dari kebiasaan menghisap jempol ini, yaitu dapat menyebabkan chapping atau retak kulit, juga kemungkinan berkembangnya beberapa infeksi di kuku jempol.

Masalahnya, menghentikan kebiasaan anak yang membuatnya nyaman, bukan perkara mudah. Anak tidak bisa secara spontan menghentikan kebiasaan tersebut hanya karena Anda menginginkannya.

Lalu bagaimana caranya? Nah moms, 10 cara berikut ini cukup efektif membantu menghentikan kebiasaan si kecil menghisap jempol.

1. Alihkan perhatian anak

Yang perlu Anda lakukan adalah terlibat atau berinteraksi dengan anak. Setiap kali melihat anak menghisap ibu jarinya, Anda bisa mengalihkan perhatiannya dengan tiba-tiba menyuruh anak untuk bermain dengan mainannya, bernyanyi, menari atau bermain game favoritnya.

2. Bungkus Ibu jari anak

Bungkus ibu jari dengan plester, kain lucu atau ditutupi dengan sarung tangan boneka. Intinya pastikan jempol anak tidak dalam keadaan terbuka. Ketika anak tertidur, jempol juga harus tetap terbungkus hingga sulit untuk dimasukkan ke dalam mulut.

3. Batasi waktu menghisap jempol

Jelaskan pada anak bahwa tidak ada-apa menghisap jempol tapi hanya pada malam hari saja. Ini akan mencegah anak menghisap jempol sepanjang hari. Pelan-pelan ia akan terbiasa tidak menghisap jempol.

4. Oleskan air jeruk nipis pada jempol.

Anak-anak biasanya tidak suka rasa asam. Nah agar anak kapok, oleskan perasan jeruk nipis pada jempol anak. Ketika anak Anda menghisap jempol dan mendapati rasa asam, ini akan membuat mereka tidak menyukainya. Anda juga bisa mengganti air jeruk nipis dengan zat yang tidak disukai anak lainnya, misalnya air perasan kunyit. Tapi ingat ya moms, jangan pernah menggunakan bahan-bahan berbahaya, apalagi yang mengandung bahan kimia.

5. Berikan hadiah

Berikan penyemangat berupa hadiah jika dia berhasil tidak menghisap jempol lagi. Hargai secara periodik dulu, misalnya seminggu tidak menghisap jempol akan diberi hadiah, kemudian sebulan sampai akhirnya dia sama sekali tidak menyukai jempol meskipun tanpa hadiah. Berikan hadiah kecil saja misalnya makanan kesukaannya, coklat,  atau permen.

6. Biarkan anak berhenti sendiri

Cara ini membuat Anda harua bersabar lebih lama. Dengan cara ini Anda jangan pernah bosan untuk berbicara agar dia mau meninggalkan kebiasaan menghisap jempol. Ingatkan sesering mungkin sampai anak menyadari dan menghentikan kebiasaannya. Tapi jangan membentak atau menggunakan kekerasan ya moms. Bicaralah yang lembut agar si kecil tidak merasa takut.

7. Mencontohkan tokoh vaforit anak

Gunakan contoh kartun favoritnya atau karakter komik. Coba berikan pertanyaan seperti ini, "Apakah kamu melihat Marsha (tokoh kartun) mengisap ibu jarinya? Tidak kan? Masa kamu kalah sama Marsha? ". Biasanya anak akan mengikuti tokoh vaforitnya, walau itu hanya tokoh kartun.

8. Beri pengganti jempol

Mengisap jempol memang dapat menenangkan anak-anak. Tapi coba beberapa hal lain yang juga dapat menenangkan dan menyenangkan anak. Misalnya berikan anak permen lollipop atau kue kesukaannya setiap kali ia hendak memasukkan ibu jarinya ke dalam mulut. Biasanya anak akan lebih memilih makanan kesukaannya daripada menghisap jempol yang tak ada rasanya.

9. Berikan pengertian pada anak

Apabila anak sudah tumbuh semakin besar dan masih mempunyai kebiasaan menghisap jempol maka sebaiknya berikan pengertian pada si kecil bahwa kebiasaan tersebut tidak pantas  dilakukan. Mungkin awalnya dia tak menggubris, tapi jika Anda ingatkan terus menerus ia akan merekam dalam otaknya dan secara sadar akan menghentikan kebiasaannya.

10. Jangan perhatikan, abaikan saja.

Ya, abaikan saja ketika anak mengisap jempol. Kedengarannya memang aneh tapi kadang-kadang, ini malah berhasil. Sebagian anak-anak menghisap jempol untuk menarik perhatian Anda. Jadi, mengabaikan adalah metode terbaik mencegah dari menghisap jempol.

Ingat ya moms, kebiasaan menghisap jempol memang sebaiknya dihentikan sejak dini untuk mencegah berbagai macam keluhan pada anak di kemudian hari. Kebiasaan menghisap jempol sangat beresiko menyebabkan infeksi kuman atau bakteri yang terbawa melalui tangan. Nah, segeralah ubah kebiasaan tersebut sejak dini sebelum menjadi kebiasaan yang permanen. [Tri].

astaga 10 cara menghisap jempol anak-anak orangtua keluarga solusi mom & kids