Jika Harus Melakukan Perjalanan Dinas dengan Bos

Mendapat tugas keluar kota seringkali terdengar menyenangkan. Karena sambil bekerja, anda bisa sekaligus refreshing. Bayangan untuk mengeksplor tempat-tempat wisata di luar kota pun begitu menggoda.

Tapi, bayangan indah tugas ke luar kantor ini bisa jadi langsung buyar, begitu anda mengetahui akan bepergian bersama bos. Terbayang canggungnya duduk berjam-jam di sebelahnya, terlebih bila sehari-harinya seperti ada jarak antara anda dengan bos. 

Perjalanan dinas dengan atasan, memang bukan perjalanan yang terbilang santai. Bepergian bersama atasan artinya anda harus banyak 'jaim' , tentu ini membuat anda canggung. Beda jika bepergian dengan rekan sekerja yang sudah biasa berinteraksi.

Beban tanggung jawab anda akan bertambah, karena anda tak hanya mengurus pekerjaan, tapi juga turut menjaga kenyamanan atasan. Tak jarang, anda juga harus  menjadi penunjuk jalan dan menjelaskan banyak hal.  Meski begitu, anda jangan berkecil hati, atau menjadikan perjalanan bersama bos sebagai hal yang menyengsarakan.

Kesempatan belajar

Harus anda ingat, anda bisa melakukan perjalanan dinas bersama bos, karena anda seseorang yang memiliki kapabilitas bagus. Secara tidak langsung dengan adanya ajakan untuk pergi, berarti ada semacam kepercayaan dari atasan bahwa anda adalah orang yang bisa dipercaya.

Selain itu, perjalanan ini merupakan kesempatan untuk belajar secara langsung tentang cara atasan anda melakukan negosiasi, presentasi atau membuat sebuah persetujuan. Dalam perjalanan bisnis ini pun anda bisa mendiskusikan banyak hal tentang ide atau pemikiran anda mengenai pekerjaan yang mungkin selama ini sulit dilakukan di kantor, karena keterbatasan waktu atasan Anda.

Jika anda bisa menampilkan image positif di hadapan bos, maka kepercayaan bos terhadap anda pun semakin meningkat. Dengan kepercayaan yang tinggi akan berdampak terhadap diri karir anda di tempat kerja. Bisa jadi, selanjutnya anda yang akan dipercaya menangani proyek-proyek besar.

Yang harus selalu anda ingat, jaga selalu sikap anda selama perjalanan dengan bos. Jangan memulai bercanda, kecuali bos yang melakukannya terlebih dulu. Kesankan anda sebagai pribadi yang profesional. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir karir bos dinas kantor