Jangan Abaikan Database Pelanggan

Saat memulai usaha, seringkali pelaku usaha merasa kebingungan kemanaakan mendistribusikan produknya. Ini disebabkan karena ketidaksiapan mereka dalam memetakan area atau pasar yang dituju.

Saat memulai usaha, seringkali pelaku usaha merasa kebingungan kemanaakan mendistribusikan produknya. Ini disebabkan karena ketidaksiapan mereka dalam memetakan area atau pasar yang dituju. Kemungkinan lainnya adalah pelaku usaha tersebut sudah memiliki data base yang besar tetapi tidak diolah secara maksimal. Mereka hanya fokus mencari konsumen baru dan melupakan pelanggan lama. Padahal pelanggan lama tetap merupakan target potensial yang perlu dijaga untuk kelangsungan usaha.

Untuk itu anda perlu memiliki database pelanggan.

Database pelanggan yang akurat dan lengkap ibarat sebagai senjata ampuh bagi pelaku usaha. Karena database pelanggan memiliki banyak manfaat, seperti:

1. Penunjuk arah penjualan

Database pelanggan dapat anda gunakan sebagai penunjuk arah penjualan agar produk amda memasuki pasar yang tepat. Aktivitas penjualan akan berjalan cepat dan efisien jika tenaga penjual Anda telah dilengkapi dengan database prospek yang menjadi target pasar Anda.

2. Sebagai gambaran potensi pasar

Database yang lengkap dan akurat akan sangat membantu Anda dalam menentukan potensi pasar berdasarkan area atau kelompok umur. Dengan demikian Anda bisa menganalisa produk yang tepat untukpembeli yang tepat. Jika potensi penjualan di area yang dituju masih rendah,maka anda bisa segera menentukan strategi promosi yang dapat mendongkrak penjualan.

3. Merekam customer blacklist

Tak perlu buang waktu untuk menjual produk ke orang yang salah. Dengan database yang Anda miliki, maka anda akan mengetahui pelanggan mana saja yang bermasalah dalam transaksi jual beli. Seorang pelanggan dimasukkan ke dalam kategori blacklist dikarenakan alasan tertentu, seperti fake customer atau  bermasalah dalam hal pembayaran.

4. Menganalisa penjualan

Database yang baik akan membantu Anda dalam menawarkan produk baru kepada pelanggan baru dan lama. Selain itu Anda juga dapat menganalisa penyebab penurunan atau peningkatan penjualan. Dengan demikian Anda dapat segera menentukan strategi yang dibutuhkan saat penjualan menurun.

5. Sarana berkomunikasi dengan pelanggan

Jika Anda sudah memiliki database pelanggan, maka tugas anda selanjutnya adalah menjalin komunikasi dengan pelanggan secara personal sehingga timbul kedekatan antara pelanggan dengan produk anda. Inilah yang menjadi kunci agar mereka loyal terhadap produk anda.

Mulai sekarang jangan abaikan database Pelanggan. Jangan jadikan database sebagai perangkat bisnis semata tapi jadikan senjata untuk meraih omset usaha yang lebih baik.

Data Database Pelanggan Komuikasi bisnis Karir