Yuk Belajar Menabung Sehat !

Masyarakat Jepang dikenal gemar menabung dan berinvestasi. Meski sejarah negara tersebut mencatat, dibutuhkan waktu 20 tahun untuk mengedukasi warga untuk membudayakan diri menabung.

Masyarakat Jepang dikenal gemar menabung dan berinvestasi. Meski sejarah negara tersebut mencatat, dibutuhkan waktu 20 tahun untuk mengedukasi warga untuk membudayakan diri menabung.

Kini hampir 150 tahun, Jepang menjadi salah satu negara yang perekonomiannya dimotori investasi sehingga menghasilkan efek berkelanjutan. Berkat budaya itu pula hampir seluruh surat utang yang diterbitkan pemerintah Jepang diserap investor domestik. Hanya 8,4% dari total outstanding surat utang pemerintah yang diserap investor asing.

Dalam sekala domestik, kebiasaan menabung juga bisa menjadi 'penyelamat' keluarga, bilamana tengah dihimpit masalah keuangan. Meski adakalanya menabung terasa sulit. Rasanya tidak ada uang yang bisa dimasukan ke rekening tabungan. 

Namun ternyata penyebab sulit menabung bukan karena tidak ada uang, melainkan strategi menabung kurang tepat. Umumnya orang menabung dari uang sisa akhir bulan. Bila begitu, wajar kalau dana tabungan tidak tercapai, karena telah terserap keperluan lain. 

Mari ubah cara menabung. Untuk memudahkan, Anda bisa memulai menabung dengan menarik minimal 10%  dari penghasilan bulanan segera ketika menerima gaji. Pastikan bahwa uang tabungan bukan dari sisa uang yang sudah di konsumsi. Inilah yang dinamakan  menabung sehat.

Bila cara ini masih sulit dilakukan,  bisa memulai dengan kebiasaan menabung  cara kuno, alias mengandalkan celengan buat menyimpan uang. Caranya masukan uang receh ke celengan setiap hari, lalu buka celengan dan setorkan seluruj uang re rekening tabungan di bank akhir bulan. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita menabung keuangan masa depan