Waspada Investasi Bodong

Hati-hati saat berinvestasi dan jangan percaya dengan investasi yang memberikan janji di luar batas kewajaran.

Ilustrasi: Freeimages.com

Banyaknya ditemukan kasus investasi bodong membuat Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan jangan percaya dengan investasi yang memberikan janji di luar batas kewajaran.

Let's be smart ladies, jangan tergiur untuk bisa cepat kaya. Karena alih-alih untung, malah jadi korban penipuan berkedok investasi. 

Menurut Ketua Satgas waspada investasi Tongam L Tobing, ladies harus memahami dua konsep jika ingin berinvestasi. Apa dua L tersebut? L di sini adalah Logis dan Legal.

Berpikir Logis ketika ada sebuah tawaran dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. 

"Kalau ada lembaga atau orang yang menawarkan keuntungan dari investasi yang besar di 10% atau 20% jangan percaya, itu bohong. Deposito saja sekarang di kisaran 6% itu juga dipotong pajak," kata Tongam.

Selain itu, ladies harus memastikan lebih dulu legalitas dari perusahaan yang menawarkan investasi. Jika perlu ladies bisa mengkonfirmasi dengan pihak OJK (Otoritas Jasa keuangan).

So ladies, untuk menghindari investasi bodong, berikut tips dari OJK:

1. Sebelum berinvestasi di perusahaan yang menawarkan investasi, cari tahu informasi lebih dulu mengenai perusahaan, karyawan dan produknya.

2. Minta salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan.

3. Hindari promotor yang tidak dapat menjelaskan rencana bisnis perusahaan.

4. Cari tahu apakah ada permintaan untuk produk sejenis di pasaran. 

5. Semakin besar keuntungan yang diimingi, semakin besar resiko kerugian yang akan ladies alami.

investasi investasi bodong ojk tips