Siap Berinvestasi, Kenali Risikonya

Sebelum memutusakn untuk berinvestasi, khsuusnya investasi keuangan, pemahaman akan risiko-risiko yang bakal dihadapi, menjadi persyaratan mutlak. Dengan memahaminya, maka kita pun bisa siap mental menghadapi kondisi yang sewaktu-waktu bakal berubah.

Risiko Pasar. 

Risiko ini berhubungan dengan naik turunnya nilai investasi akibat pergerakan pasar secara umum. Contohnya, jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun, maka portofolio saham atau reksadana saham kemungkinan besar akan menunjukkan pergerakan serupa. 

Risiko Suku Bunga

Adalah risiko yang berhubungan dengan pengaruh perubahan suku bunga terhadap nilai investasi. Contohnya, jika terjadi kenaikan suku bunga, maka nilai investasi di produk obligasi atau reksadana pendapatan tetap akan cenderung bergerak turun.

Risiko Inflasi. 

Artinya Risiko berkurangnya daya beli akibat kenaikan harga. Contohnya, jika meletakkan sebagian besar portfolio dalam tabungan atau deposito, dalam jangka panjang daya beli uang akan berkurang akibat terjadinya inflasi walaupun jumlah uang tidak berkurang.

Risiko Nilai Tukar.  

Yaitu risiko yang berhubungan dengan nilai tukar mata uang. Contohnya, jika berinvestasi dalam produk yang menggunakan mata uang USD dan terjadi penurunan nilai Rupiah tehadap USD, nilai investasi dalam Rupiah pun akan berkurang.

Risiko Kredit

Umumnya risiko ini berhubungan dengan kemungkinan gagal bayar. Contohnya, jika membeli Reksadana Pendapatan Tetap yang salah satu atau beberapa obligasidi dalamnya mengalami gagal bayar, maka nilai investasi akan menurun.

Risiko Bisnis danKarakter. 

Yaitu risiko yang berhubungan dengan perputaran dana yang investasikan dan karakter dari pengelola dana tersebut. Risiko ini terutama berhubungan dengan risiko berinvestasi di produk non-keuangan atau produk alternatif seperti investasi di MLM, koperasi, unit-unit usaha berbasis emas, dan lain-lain. Contohnya, jika berinvestasi di sebuah perusahaan atau perorangan yang menjalankan usaha peternakan lele, ada baiknya melakukan uji karakter atau benar-benar terjun langsung memantau bisnisnya untuk mengurangi resiko dana dilarikan. (Maria)

investasi keuangan astaga wanita bisnis