Pebisnis Hotel Kejar Target

Pelaku industri perhotelan menerapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan okupansi, mengantisipasi lemahnya daya beli domestik dan efisiensi belanja pemerintah.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat okupansi hotel menyentuh angka 65%. Sebagai gantinya, okupansi paruh akhir tahun ini diperkirakan mampu mencapai 70%-75%.

Menurut Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, seyognya para pelaku usaha bermitra dengan pelaku bisnis pariwisata, untuk memacu kedatangan wisman sehingga okupansi hotel merangkak naik. Pelaku usaha harus memanfaatkan momen banyaknya kungjungan wisman asal China, yang mencatatkan peningkatan signifikan beberapa tahun belakangan. Tak hanya itu, peluang lainnya adalah mulai tumbuhnya pasar wisman baru yakni Timur Tengah dan India.  

Persoalan geliat okupansi hotel yang berupaya naik, dinilai kalangan dipengauhi sejumlah hal, antara lain banyaknya suplai, pelemahan ekonomi, hingga efisiensi anggaran pemerintah terkait kegiatan rapat di hotel. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita bisnis target hotel investasi